NewsTNI / POLRI

TIM SIAGA SAR SAT BRIMOB POLDA JABAR PATROLI KE BEBERAPA PINTU AIR, SIAP SIAGA ANTISIPASI BANJIR

172
×

TIM SIAGA SAR SAT BRIMOB POLDA JABAR PATROLI KE BEBERAPA PINTU AIR, SIAP SIAGA ANTISIPASI BANJIR

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Personel Siaga SAR Kompi 1 Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jabar melaksanakan kegiatan pengecekan ke beberapa pintu air di Desa Wanasaba Kidul Kec. Talun Kabupaten Cirebon.

Diketahui bahwa Sungai Cipager merupakan salah satu sungai besar yang menghubungkan Wilayah Kuningan dan juga Kabupaten Cirebon, sehingga apabila di bagian hilir terjadi hujan lebat dengan intensitas  yang tinggi bisa dipastikan air yang turun ke bagian hilir di Kabupaten Cirebon bisa saja mengakibatkan terjadinya banjir, untuk itulah kegiatan pengecekan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi.

Tim patroli siaga SAR Sat Brimob Polda Jabar melaksanakan pengecekan guna memastikan sungai yang berada di Kabupaten Cirebon tersebut termasuk dalam dataran rendah , sehingga diharapkan untuk bisa selalu bersiaga bila nantinya debit air yang meningkat saat curah hujan tinggi.

Dalam kegiatan tersebut tim patroli SAR, melihat kondisi sungai dan tinggi air apakah melebihi batas normal. Diketahui hujan lebat yang terjadi tidak bisa diprediksi waktunya, dikhawatirkan menyebabkan terjadinya luapan di beberapa sungai yang mengakibatkan genangan di beberapa daerah, meskipun tidak terlalu dalam namun ini tetap harus menjadi perhatian guna menentukan penanganan kedepannya apabila terjadi bencana secara tiba – tiba.

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol Donyar Kusumadji S.I.K. menyampaikan kegiatan patroli SAR yang dilaksanakan oleh jajarannya ini adalah untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi apabila terjadi bencana, sehingga dapat sesegera mungkin diantisipasi.

Kegiatan Patroli SAR yang dilaksanakan oleh Satuan Brimob Polda Jabar adalah salah satu bentuk pelayanan kepada warga masyarakat dalam mengantisipasi terjadinya bencana, selain kegiatan SAR dalam kegiatannya para personil jajaran juga tetap memberikan himbauan kamtibmas kepada warga untuk mengantisipasi segala macam potensi gangguan yang terjadi di tengah masyarakat. (Red)
.

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…