TNI / POLRI

KAPOLDA JABAR, BERSAMA DENGAN PJ GUBERNUR, PANGDAM III SILIWANGI DAN FORKOPIMDA JABAR NONTON BARENG (NOBAR) PERTANDINGAN SEPAKBOLA PIALA ASIA U-23 ANTARA TIMNAS INDONESIA U-23 VS TIMNAS IRAQ U-23

179
×

KAPOLDA JABAR, BERSAMA DENGAN PJ GUBERNUR, PANGDAM III SILIWANGI DAN FORKOPIMDA JABAR NONTON BARENG (NOBAR) PERTANDINGAN SEPAKBOLA PIALA ASIA U-23 ANTARA TIMNAS INDONESIA U-23 VS TIMNAS IRAQ U-23

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Kapolda Jabar Irjen Pol.Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si. M.M, didampingi Wakapolda Jabar dan Pejabat Utama Polda Jabar, melaksanakan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Pertandingan Sepak bola Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia U-23 VS Timnas Iraq U-23 di Plaza depan Gedung Sate Bandung, Kamis malam (2/5/2024)

Kapolda Jawa Barat beserta Forkopimda Jawa Barat nonton Bareng Sepakbola Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Iraq U-23 dengan bersemangat.

Acara ini berlangsung meriah di Plaza depan Gedung Sate, di mana masyarakat dari berbagai kalangan berkumpul untuk menyaksikan pertandingan yang sangat dinantikan.

Kapolda Jawa Barat, bersama dengan Pj. Gubernur Jabar, Pangdam III/Siliwangi Forkopimda Jawa Barat, menunjukkan dukungan dan semangat tinggi untuk timnas Indonesia dalam pertandingan ini. momen penting ini dirayakan bersama masyarakat, menciptakan suasana yang penuh kebersamaan serta kegembiraan dengan dihadiri oleh Masyarakat sekitar 5.000 orang yang menyaksikan pertandingan sepakbola tersebut.

Para pemimpin daerah dan aparat keamanan juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta mempromosikan semangat sportivitas dan persatuan melalui olahraga.

Kegiatan Nonton Bareng ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai wujud dukungan dan solidaritas untuk timnas Indonesia dalam ajang bergengsi Piala Asia U-23.

Adapun hasil pertandingan tersebut di menangkan oleh Timnas Iraq U-23 dengan Skor 2-1 untuk Timnas Indonesia U-23.

Hadir pada kesempatan tersebut
Ketua DPRD Jabar,
Wakapolda Jabar, Pejabat Utama Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung, Danlanal Kota Bandung serta Forkopimda Jawa Barat. (Red)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…