News

Mabes TNI. : Selenggarakan Ceramah Rohani Peringati Tahun Baru Islam 1446 H

183
×

Mabes TNI. : Selenggarakan Ceramah Rohani Peringati Tahun Baru Islam 1446 H

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta ,EksposeLensa.Com.||Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar kegiatan ceramah rohani dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1446 H/2024 M bertempat di Masjid Panglima Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/7/2024).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam sambutannya yang dibacakan Irjen TNI Laksdya TNI Dadi Hartanto menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Hijriah pada hakekatnya merupakan sarana atau kesempatan untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT. “Sejarah mencatat bahwa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat melaksanakan hijrah dari Mekkah ke Madinah, hijrah itu dilakukan bukan saja karena perintah Allah SWT, tetapi juga merupakan ujian keimanan sekaligus menjadi sarana pembentukan akhlak dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih bermartabat,’’ jelas Jenderal Agus Subiyanto.

“Makna hijrah perlu direnungkan bagi umat Islam setiap memperingati Tahun Baru Hijriah. Landasan batin semacam ini merupakan akhlak yang resmi dibentuk dan dikembangkan agar seorang muslim mau dan mampu berhijrah dari hal yang buruk ke hal yang baik, dari yang salah menuju yang benar, yaitu perilaku yang merugikan menuju ke perilaku yang bermanfaat,” tegas Panglima TNI

Sementara itu di kesempatan yang sama, dalam tauziahnya DR. Othman Omar Shihab, LC., M.A. yang dalam kesehariannya sebagai salah satu Dosen Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatulloh Jakarta menerangkan bahwasannya hijrah secara maknawi sebagai ujian untuk meningkatkan keimanan, perjuangan, perubahan kepada yang lebih baik, kesungguhan dalam berjuang dan kesabaran.

“Ibnu Yusuf dalam kajian filsafatnya menyampaikan, bahwa makna bersyukur hidup ini simpel, mudah, sangat sempurna kalau kita memahami lima hal, yakni belajar hidup ini untuk tidak merasa memiliki sesuatu, belajar hidup ini untuk tidak dimiliki oleh sesuatu, berbuatlah kepada sesuatu bukan karena sesuatu itu tapi karena Allah, kalau diambil jangan kecewa karena pada hakekatnya semua yang kita miliki merupakan titipan Allah dan yang terakhir siapa yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, pasti akan dikabulkan semua permintaannya,” ungkap DR. Othman Shihab.

Acara yang mengambil tema “Jadikan Semangat Muharam Untuk Perubahan Yang Lebih Baik Menuju Indonsia Emas 2045”, turut dihadiri Pejabat Utama Mabes TNI, Prajurit dan PNS di lingkungan Mabes TNI.

 

Penulis.N.T || Sumber:Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi

 

 

 

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…