Berita

Oknum Petugas Rutan di Duga Lakukan Pungli Kepada Tahanan Untuk Mendapatkan Kamar, Kepala Rutan Kelas 1 Tangerang Membungkam

313
×

Oknum Petugas Rutan di Duga Lakukan Pungli Kepada Tahanan Untuk Mendapatkan Kamar, Kepala Rutan Kelas 1 Tangerang Membungkam

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com, | KAB. TANGERANG – Kepala Rumah Tahanan (RUTAN) negara kelas 1 Tangerang, Akhmad Zaenal Fikri, AMd., I.P., S.H membungkam atau tidak bisa dikonfirmasi dan tidak mau menjawab surat dari DPC MOI Kabupaten Tangerang dan surat Mediaotonomiindonesia.com tentang adanya riak-riak pungutan liar (Pungli) jual beli kamar yang dilakukan oknum petugas rutan terhadap penghuni rumah tahanan.

Surat Media Otonomi Indonesia.com, nomor : 051/Media Otonomi Indonesia/IX/2023 tertanggal 18 September 2023, perihal : Konfirmasi tentang dugaan Pungutan liar (Pungli) jual beli kamar tahanan di lingkungan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan di Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

telah diterima suratnya oleh Rico S, namun, sampai berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.

Sebelum berkirim surat para wartawan yang tergabung di DPC Media Online Indonesia (MOI) sudah beberapa kali menyambangi kantor rutan kelas 1 Tangerang dan juga sudah mengkonfirmasi Humas Ahmed Baehaky lewat whatsapp, namun tidak ada jawaban, (terakhir dihubungi Ketua DPC MOI Muslim tanggal 4 September 2023).

Seorang orangtua tahanan dengan inisial ‘W’ dan keluarganya mengeluh sudah mengeluarkan biaya sekitar Rp 1,5 juta setelah beberapa hari masuk tahanan. Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh kamar tahanan.

“Apakah hanya untuk kami di mintai uang untuk bisa mendapatkan kamar? “, kata narasumber.

“Saya (W-red) diminta i Rp 1,5 juta oleh petugas rutan setelah selesai masa pengenalan lingkungan, belum lagi setiap minggunya,” Kata keluarga tahanan dengan nada mengeluh minta pertolongan.

Ketika ditanya ‘ W ‘ enggan menceritakan kronologi kejadian anaknya masuk rumah tahanan.

Ketua DPC MOI, Muslim mengatakan Kepala Rutan Akhmad Zaenal Fikri, AMd., I.P., S.H berkomitmen membuat slogan WBK, WBBM tapi, dalam praktek bahwa larangan pungli tidak pernah ditindak tegas.

“Setiap pengunjung yang berkunjung dipintu masuk sangat jelas terlihat dan terbaca,

“Kementrian Hukum dan HAM RI Kantor Wilayah Banten Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Tangerang, SELAMAT DATANG DI RUTAN KELAS 1 TANGERANG,

Selamat Datang di Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)”, hanyalah sebagai bentuk slogan saja,” kata Muslim.

Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang, Muslim berharap kepada Kementrian Hukum dan HAM RI agar meninjau ulang kepala Rutan Kelas 1 Tangerang (*)

Sat Binmas Polres Garut Hadiri Pengajian Nisfu Sya’ban, Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah dan Edukasi Garut – Dalam rangka upaya preemtif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Sat Binmas Polres Garut menghadiri kegiatan Pengajian Bulanan Nisfu Sya’ban dan Kuramasan yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum, Kampung Pasirsalam, Desa Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (1/2/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 250 jamaah, terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta santri dan warga sekitar. Kehadiran personel Sat Binmas Polres Garut dipimpin oleh Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Garut AIPTU Umar Taufik, S.Sos.I, bersama anggota. Pengajian ini turut dihadiri Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum KH. Adi Pamungkas, S.H.I, Kepala Madrasah Diniyah Ust. Syamsul Ramli, S.E, Ketua Yayasan Ustadzah Umi Nia Parida, S.Pd.I, Kepala Sekolah SMA dan SMK Mabdaul Ulum Ust. Odang Arifin, S.Pd.I, serta para pengajar dan tokoh agama lainnya. Dalam ceramahnya, AIPTU Umar Taufik menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para jamaah agar momentum Nisfu Sya’ban dan Kuramasan dijadikan sebagai sarana muhasabah diri, memperbaiki akhlak, mempererat silaturahmi, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Ia juga mengajak jamaah untuk menjauhi berbagai penyakit masyarakat seperti miras, narkoba, judi online, tawuran, hoaks, serta mengingatkan pentingnya membina keluarga dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif. Selain itu, disampaikan pula materi wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme dan terorisme, penyalahgunaan narkoba, premanisme, serta pentingnya tertib berlalu lintas. Tak lupa, Sat Binmas Polres Garut juga menyampaikan arahan dari Dirbinmas Polda Jabar terkait antisipasi potensi gangguan Kamtibmas pada momentum long weekend, peringatan Isra Mi’raj, serta menjelang Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan pengajian diisi dengan rangkaian acara pembukaan, ceramah keagamaan, renungan dan muhasabah, doa bersama, hingga penutupan. Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Garut berharap terjalin sinergi yang kuat antara ulama, masyarakat, dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang religius, damai, dan harmonis.
Berita

Eksposelensa.com – Garut – Dalam rangka upaya preemtif…