BeritaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsSosial

Pemkot Cimahi Gelar Bazar Bela Beli UMKM Cimahi 

178
×

Pemkot Cimahi Gelar Bazar Bela Beli UMKM Cimahi 

Sebarkan artikel ini

CIMAHI, Eksposelensa.com – DISKOMINFO. Upaya untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cimahi, Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi menggelar Bazar Bela Beli UKM Cimahi, Kamis (25/07).

Bazar yang diselenggarakan di Lapangan Apel Kantor Pemkot Cimahi ini menghadirkan puluhan pelaku UMKM di bidang craft, pakaian dan kuliner Kota Cimahi.

UMKM merupakan garda terdepan ekonomi mikro yang mampu bertahan saat laju pertumbuhan ekonomi kota turun karena pandemi, Bahkan tetap mempertahankan kegiatan usahanya melalui berbagai inovasi dan kreativitas. Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif serta era globalisasi, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku UMKM menjadi salah satu skala prioritas yang secara konsisten terus dilakukan oleh pemerintah.

Sejalan dengan itu, program dan kegiatan yang menjadi tugas dan fungsi Disdagkorperin Kota Cimahi salah satunya berkaitan dengan promosi perdagangan melalui berbagai event.

Penjabat Wali Kota Cimahi Dicky Saromi menyampaikan kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Daerah Kota Cimahi dalam membina para pelaku UMKM Kota Cimahi dalam rangka memberdayakan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya dapat turut mendongkrak perekonomian Kota Cimahi.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam upaya pembinaan pelaku UMKM sekaligus memberi ruang bagi UMKM dalam menjajakan produknya baik untuk memasarkannya maupun untuk memperluas jangkauan memperdagangkannya sehingga mereka semakin hari semakin waktu itu semakin mapan untuk menjadi pengusaha,” Ungkapnya.

Dicky menjelaskan, pembinaan UMKM Kota Cimahi merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kota Cimahi, yang salah satunya merupakan upaya untuk mewujudkan Cimahi Campernik dan persiapan Generasi Emas 2045 Indonesia yang salah satu indikatornya adalah dari total populasi itu untuk itu 4 sampai 5 persennya adalah pengusaha. Untuk mewujudkan hal tersebut, Dicky mengaku pihaknya terus berupaya untuk membina pelaku UMKM agar semakin berproses untuk semakin naik kelas dan dapat membuka banyak lapangan pekerjaan.

“Harapannya para pelaku UMKM ini dapat membuka banyak lapangan pekerjaan, Sehingga dunia usaha di Kota Cimahi akan dapat tumbuh semakin maju, sehingga nanti masyarakat Cimahi itu tidak mencari lapangan pekerjaan di sektor-sektor formil saja, tetapi mereka harus bisa mandiri dengan iklim usaha yang sehat,” Tuturnya.

Selain menggelar Bazar Bela Beli UKM Kota Cimahi, Disdagkorperin Kota Cimahi juga menyediakan pasokan beras premium bersubsidi SPHP melalui Program SIBESTI.

SIBESTI merupakan program Pemerintah Daerah Kota Cimahi bekerjasama dengan Perum BULOG Kantor Cabang Bandung untuk menyediakan beras setiap bulan secara terjadwal, untuk memastikan pasokan beras memadai bagi masyarakat.

“Ini merupakan suatu program inovasi khusus Kota Cimahi dalam rangka keberpihakan kita untuk salah satu komoditi yang sangat dibutuhkan masyarakat, yaitu beras sebagai makanan pokok, yang tidak tergantung kepada OPM atau GPM, tetapi beras ini kita sediakan di setiap bulannya, dalam hal ini dikoordinir oleh kewilayahan yaitu kecamatan dan kelurahan, dengan bekerjasama dengan BULOG, nah BULOG ini lah yang kemudian nanti menyiapkan stok beras itu dan kemudian disalurkan untuk didistribusikan oleh kelurahan,” terang Dicky.

Adanya program Si Besti ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh beras kualitas premium dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran, dan harapannya dapat menjadi salah satu cara untuk pengendalian inflasi.

“Alhamdulillah Ini sudah berjalan beberapa bulan dan saya melihat antusiasme masyarakat sangat bagus, dan kita harapkan ini nanti menjadi suatu inovasi yang bias berlangsung terus-menerus sehingga ini juga berkontribusi dalam rangka dengan pengendalian inflasi, dalam rangka menjaga stabilitas harga beras sebagai makanan pokok.”

Kepala Disdagkorperin Kota Cimahi Hella Haerani menyatakan ada kenaikan jumlah stok beras pada Program SIBESTI kali ini karena tingginya permintaan dari masyarakat, “Biasanya Perum Bulog menyediakan 30 ton beras, hari ini alhamdulillah ada kenaikan jadi 35 ton dan semoga nanti semakin meningkat,” Tuturnya.

Adapun jenis beras yang digunakan adalah beras medium kemasan 5 Kg dengan harga dari BULOG sebesar Rp11.600 per Kg atau Rp58.000 per 5 Kg.

(Bidang IKPS)

Editor: Supardi

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…