BeritaNewsSosial

HUT RI Ke 79: Rotary Club Jakarta Menteng Resmikan Sarana Air Bersih di Kelas Jauh SDN Kadusewu Cijantur

149
×

HUT RI Ke 79: Rotary Club Jakarta Menteng Resmikan Sarana Air Bersih di Kelas Jauh SDN Kadusewu Cijantur

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Bogor. Rotary Club Jakarta Menteng bersama Edukita dan guru-guru dari Sekolah Lentera Indonesia melakukan kunjungan ke Sekolah Kelas Jauh SDN Kadusewu yang berlokasi di atas Bukit Cijantur, Kampung Cijantur, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (17/08/2024).

Kunjungan ini dilaksanakan untuk meresmikan fasilitas sarana air bersih dan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79.

Rombongan dari Rotary Club Jakarta Menteng dipimpin oleh DGN Senda Lesmana, yang juga didampingi oleh IPP Jono Effendy, Presiden Club Diah Dharmayanti, International Rotaract Director Dr. Soeharijanto Ary Soekadi, Internasional Rotaract Deputy Drg. Slamet Riyadi, SpBM, Club Service Director PP Nani Nikijuluw, Club Service Commitees Gerry Khalifah, dan Kei Putra AG Senda Lesmana. turut membawa dua guru dari Sekolah Lentera Indonesia, yaitu Ibu Anita dan Ibu Jowey, yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk meresmikan dan menyerahterimakan sarana air bersih kepada pihak sekolah. Selain itu, mereka juga menggelar berbagai perlombaan dan permainan yang diadakan oleh tim Edukita untuk memeriahkan suasana peringatan HUT RI. Perlombaan yang bertema “Indonesia Baru, Indonesia Maju” tersebut diikuti dengan antusias oleh siswa-siswi SDN Kadusewu.

Perlu diketahui EDUKITA adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang terdiri dari anak SMP dan SMA yang perduli terhadap dunia pendidikan, terutama yg kurang mampu). Karaniya Effendy (President EDUKITA), Gianetta Halim, Felicia Quenny Lao dan Cheryl Elainne Chen.

Beragam hadiah seperti buku tulis, pensil, dan perlengkapan sekolah lainnya telah disiapkan oleh tim Edukita untuk para peserta lomba. Selain itu, siswa-siswi juga menerima bingkisan, makanan ringan, dan makanan yang disediakan, menjadikan acara tersebut semakin meriah dan berkesan.

Guru dari Sekolah Lentera Indonesia, Ibu Anita, mengungkapkan rasa salutnya terhadap kepedulian Rotary Club Jakarta Menteng terhadap pendidikan anak-anak bangsa. “Kami sangat tersentuh melihat perjuangan teman-teman dari Rotary yang turun langsung ke lapangan untuk membantu sesama. Ini adalah bentuk nyata dari perjuangan kita untuk merdeka dari kebodohan dan kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Jowey, guru lainnya dari Sekolah Lentera Indonesia, juga menyampaikan rasa syukurnya karena bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. “Melihat kondisi pendidikan di sekolah ini yang hanya berjarak beberapa jam dari Jakarta, saya semakin menyadari betapa banyak yang masih bisa kita lakukan untuk membantu,” katanya.

Sebagai seorang pendidik, Ibu Jowey merasa terinspirasi untuk lebih terlibat dalam inisiatif serupa di masa mendatang. “Saya ingin membawa pengalaman ini ke dalam pelajaran saya, agar siswa saya bisa memahami tantangan yang dihadapi orang lain dan lebih menghargai peluang mereka sendiri,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kei, anak dari DGN Senda Lesmana, dan Kei adalah salah satu Murid dari Sekolah Lentera Indonesia, mengatakan, saya merasa sangat diberkati dapat bersama-sama dengan teman-teman di SDN Kadusewu Kelas Jauh, Rumpin. Kehadiran di sana memperkuat rasa syukur atas berkat Tuhan yang tak terhingga, yang selalu mengingatkan akan pentingnya berbagi dan melayani sesama dengan sepenuh hati.” ucapnya

Sementara itu ditempat yang sama Presiden Rotary Club Jakarta Menteng, Diah Dharmayanti, mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah berpartisipasi. “Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman yang telah meluangkan waktu untuk membantu siswa-siswi SDN Kadusewu, mulai dari merenovasi ruang kelas hingga menyediakan sarana air bersih dan kebutuhan lainnya. Ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap sektor pendidikan,” ujar Diah.

Diah juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras demi terwujudnya visi dan misi Rotary Club Jakarta Menteng, terutama dalam sektor pendidikan. “Saya berharap anak-anak di Kelas Jauh SDN Kadusewu Cijantur dapat belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa meraih cita-cita mereka dan memajukan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

(Sri)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…