BeritaNews

17 AGUSTUS TK-ALMAHYRA & MADRASAH DINIYAH AWALIYAH RAUDHOTUL QUR’AN IKUT MEMERIAHKAN HUT RI KE-79

168
×

17 AGUSTUS TK-ALMAHYRA & MADRASAH DINIYAH AWALIYAH RAUDHOTUL QUR’AN IKUT MEMERIAHKAN HUT RI KE-79

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Dalam rangka Menyambut dan memeriahkan serta merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-79, sekolah Taman Kanak-kanak (TK) ALMAHYRA & MADRASAH di wilayah Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa barat,mengikuti Pawai Karnaval yang digelar oleh panitia setempat, Minggu. (18/8/2024).

Tidak terkecuali Anak-Anak dari TK.ALMAYRA beserta Para rekan guru dan orang tua, ikut serta dalam Pawai karnaval Semarak 17 Agustus 2024, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini serta memperkenalkan semangat kemerdekaan kepada anak-anak dan para orang tua. Meskipun dalam keadaan cuaca panas tetapi tidak mengurangi semangat dan antusiasme anak-anak TK.ALMAHYRA, Para pendidik serta para orang tua murid, untuk mengikuti pawai karnaval tersebut.

Pawai Karnaval dimulai jam 09.00 Wib, pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 yang melibatkan anak-anak TK , Guru TK.ALMAHYRA beserta para Orang Tua Murid. Anak-Anak TK.ALMAHYRA mengenakan kostum barang bekas kardus dibuat jadi mobil,dan Para guru menggunakan Baju seragam guru, Serta para Orang tua murid menggunakan seragam merah putih . Dengan mengusung Tema

Anak-Anak TK.ALMAHYRA berbaris dengan penuh semangat sambil menyanyikan Lagu Kemerdekaan dan dengan bangga membawa bendera merah putih yang menggugah semangat.

” Melalui kegiatan ini, selain untuk menyambut HUT Proklamasi Kemerdekaan, kami juga ingin menanamkan semangat dan cinta tanah air sejak usia dini kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” Ujar Ibu Guru TK.ALMAHYRA.

Sebelum Pawai Karnaval, acara juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas menarik, seperti membuat bendera yang penuh keceriaan. Anak-anak terlihat sangat antusias berpartisipasi dalam setiap kegiatan, didampingi oleh guru dan Para orang tua mereka.

Pawai Karnaval ini bukan hanya menjadi ajang untuk bersenang-senang, tetapi juga merupakan kesempatan berharga untuk mendidik generasi muda tentang pentingnya cinta tanah air dan memperkuat rasa persatuan. Diharapkan dengan adanya acara ini, anak-anak dapat tumbuh dengan rasa nasionalisme yang tinggi dan menjadi generasi penerus yang bangga akan budaya dan sejarah Indonesia.”Ungkapnya

Dengan semangat yang membara, seluruh peserta menutup acara dengan berfoto bersama sambil teriaki yel-yel di Lokasi Acara 17 Agustus di lapang LBC (LAPANGAN BOLA CIHANYIR), dan sekaligus menjadi penutup, dengan penuh makna dalam menyambut perayaan HUT RI ke-79 tahun ini. (Dedi.r)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…