BeritaSosial

Wujud Solidaritas King Bus204 mengunjungi Djonie Ucok di RSUD Cengkareng Jakarta Barat 

218
×

Wujud Solidaritas King Bus204 mengunjungi Djonie Ucok di RSUD Cengkareng Jakarta Barat 

Sebarkan artikel ini

Eksposlensa.Com.Jakarta – Sebagai bentuk serta wujud kepedulian kami sesama Alumni dari STM PGRI 6 atau lebih dikenal dengan nama Camp Java 6 yang tergabung pada Keluarga Besar King Bus 204 Jalur Barat .

Di penghujung akhir bulan Agustus ini Keluarga Besar King Bus 204 meluangkan waktu untuk mengunjungi sahabat yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng Kodya Jakarta Barat.Sabtu (24/8/2024).

Dalam kunjungan ke RSUD Cengkareng ini dipimpin langsung oleh Ketua dan pengurus KSB King Bus 204 Bung Aray Arab (ketua) didampingi Pengurus lainnya yang tergabung Di keluarga Besar King Bus 204.Turut hadir dalam kunjungan ini Bung Ory,,Qimunk,Eman,Ropi, Cing AO (Urip Kelik) dan tidak ketinggalan Galih (Tompel).

Kehadiran kami ini untuk menjenguk pasien bernama Djonie Ucok(56) yang saat ini sedang dirawat di RSUD Cengkareng akibat penyakit yang dialaminya,kami datang mengunjungi Djonie sebagai bentuk solidaritas persaudaraan Keluarga Besar King Bus204.

Dalam kesempatan ini Bung Aray arab selaku ketua King Bus204 memberikan semangat kepada Djonie Ucok yang saat ini sedang dalam perawatan di RSUD Cengkareng ,dan tidak lupa juga mendoakan agar keluarga pasien selalu dalam keadaan sehat dan tetap bersabar.

“Mudah-mudahan Bung Djonie serta pasien yang saat ini sedang di rawat di RSUD Cengkareng segera sembuh dan diangkat penyakitnya serta segera pulang kerumah agar kembali berkumpul bersama keluarga di rumah”, ujar Bung Aray arab .

“Pada kesempatan ini keluarga besar King Bus 204 membuktikan wujud kepedulian kita kepada sesama serta persaudaraan yang kental serta tergabung pada Keluarga besar King Bus204.”tutup Aray arab.

 

 

 

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…