InternasionalNewsTNI / POLRI

KAPOLDA JABAR PIMPIN APEL BERSAMA DALAM RANGKA HUT POLWAN RI KE-76

152
×

KAPOLDA JABAR PIMPIN APEL BERSAMA DALAM RANGKA HUT POLWAN RI KE-76

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M., memimpin Apel Bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia yang ke-76. Kegiatan ini berlangsung di halaman apel Polda Jawa Barat dan dihadiri pula oleh Wakapolda Jabar beserta para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, Senin (2/9/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Polwan Polda Jawa Barat atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Beliau menekankan pentingnya peran Polwan dalam berbagai aspek tugas kepolisian, yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung tugas pokok Polri.

“Dengan profesi yang mulia dan penuh tantangan serta pengabdian, Polwan tetap menampilkan sisi feminim dan keibuan sebagai wanita. Hal ini sangat menguntungkan Polri, khususnya di berbagai fungsi Kepolisian, baik dibidang pembinaan maupun operasional.” ujar Kapolda Jabar.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan dedikasi para Polwan yang telah mengharumkan nama Polda Jawa Barat” tambahnya.

Beliau juga menegaskan bahwa prestasi yang diraih para Polwan ini membuktikan bahwa mereka tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga memiliki jiwa sportifitas dan semangat juang yang tinggi.

Apel Bersama ini menjadi simbol kebersamaan dan soliditas Polwan Polda Jawa Barat dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara.

Dalam acara tersebut, Kapolda Jabar juga memberikan penghargaan khusus kepada Polwan yang berprestasi di bidang olahraga. Penghargaan ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi atas upaya para Polwan yang telah mengharumkan nama institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Selain penghargaan, Kapolda Jabar juga memberikan hadiah berupa tiket umroh gratis kepada Polwan yang berprestasi, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik dalam segala aspek tugas dan tanggung jawab mereka.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang Polwan dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga sebagai dorongan bagi para Polwan lainnya untuk terus mengembangkan potensi, berprestasi, dan membawa nama baik Polda Jawa Barat di berbagai bidang.

(Red)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…