BeritaNewsTNI / POLRI

Kabid Humas Polda Jabar : Kapolres Garut Polda Jabar Hadiri Haul Sulthon Aulia Assayyid Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jalani ke-883 dan Haul Akbar ke-12 Ponpes Assa’adah

230
×

Kabid Humas Polda Jabar : Kapolres Garut Polda Jabar Hadiri Haul Sulthon Aulia Assayyid Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jalani ke-883 dan Haul Akbar ke-12 Ponpes Assa’adah

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Minggu, 29 Oktober 2023 bertempat di Komplek Pondok Pesantren Assa’adah Jl. Raya Limbangan Tengah No.104 Kec. BI Limbangan Kab. Garut, dilaksanakannya kegiatan Haul Sulthon Aulia Assayyid Asy-Syaikh Abdul Qodir Al-Jaelani ke-883 dan Haul Akbar ke-12 Ponpes Assa’adah.

Pada kesempatan itu Kapolres Garut Polda Jabar AKBP Rohman Yonky Dilatha, S.I.,K,.M.Si, turut serta menghadiri kegiatan tersebut.

Adapun giat tersebut merupakan langkah intensif Polres Garut dalam upaya Harkamtibmas guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang sejuk, aman dan kondusif melalui komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat di Kab. Garut.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kasatintelkam AKP Agustana Eka Kusuma, S.I.K,.M.AP, Kasatbinmas AKP R. Hasan Sadikin, Kasatlantas IPTU Aang Andi Suhandi, S.AP, Kasipropam IPTU Budiman Suhardiana, SH dan Kapolsek Limbangan Kompol Uun Suhendra, SH serta dihadiri pula oleh Forkopimcam Limbangan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alumni, Santriwan/Santriwati Ponpes Assa’adah dan Warga Nahdliyin Kec. Bl Limbangan Kab. Garut.

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes. Pol. Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si. mengatakan bahwa dengan kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut, sebagai upaya pendekatan dengan masyarakat untuk bersama – sama menjaga kondusifitas kamtibmas.

“Sehingga terjalin kordinasi dan komunikasi yang baik antara Polri dan pihak Pondok Pesantren , guna bersinergi untuk mewujudkan harkamtibmas yang aman, sejuk serta damai.” kata Ibrahim Tompo.

Kapolres Garut Polda Jabar menyampaikan bahwa Keluarga besar Polri khususnya Polres Garut Polda Jabar mendukung serta menyambut baik adanya kegiatan haul yang diadakan setiap tahun.

” Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang silaturahmi semua pihak dan pertemuan ini diberikan keberkahan oleh Allah SWT.” tutup Kapolres. (Zaemal)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…