News

PANGLIMA KODAM VI/MULAWARMAN TUTUP LATSARMIL KOMCAD TA 2024

231
×

PANGLIMA KODAM VI/MULAWARMAN TUTUP LATSARMIL KOMCAD TA 2024

Sebarkan artikel ini

 

EKSPOSELENSA.COM.BANJARBARU KALSEL – Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo selaku Inspektur Upacara secara resmi menutup Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) TA. 2024, di Lapangan Kejujuran Markas Komando (Mako) Resimen Induk Rayon Militer (Rindam) VI/Mlw Kodam VI/ Mulawarman Kalimantan Selatan, Senin (9/9/2024). Sebanyak 500 peserta Komcad Matra Darat mengikuti upacara penutupan Latsarmil untuk gelombang pertama.

Program pendidikan pelatihan dasar kemiliteran dilaksanakan selama 3 bulan, yakni mulai 15 Juli s.d. 12 September 2024.

“Bekerjalah dengan niat ibadah, loyal, tulus, dan ikhlas untuk menjadi Komponen Cadangan yang terlatih, teruji, dan terpercaya dengan etos kerja tinggi. Hindari sikap tinggi hati, sombong, dan eksklusif. Jadilah Komponen Cadangan yang bersahaja, disiplin, tegas, dan dicintai masyarakat dimanapun Saudara berada,” pesan Menhan Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pangdam VI/Mulawarman.

Dalam sambutannya Menhan juga menegaskan kepada anggota Komponen Cadangan agar dapat menjaga nama baik Komponen Cadangan, memelihara soliditas dan solidaritas diantara anggota Komponen Cadangan serta bersinergi dengan berbagai komponen bangsa dalam membangun negara menuju Indonesia Emas 2045 yang maju, mandiri dan sejahtera. Menhan juga berpesan agar anggota Komcad mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama Latsarmil untuk mendeteksi potensi ancaman agar dapat dicegah secara dini.

Turut hadir dalam acara penutupan Latsarmil Komcad TA. 2024 yaitu Ses Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Heri Pribadi, Dir Sumdahan Ditjen Pothan Kemhan Brigjen TNI Ferri Trisnaputra, Danrem 101 Antasari, Danrindam VI/Mulawarman, serta tamu undangan dari keluarga anggota Komcad.

 

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…