NewsTNI / POLRI

Arden Billiard dan Kafe Resmi Akan Dibuka, Sabtu Minggu Ini

140
×

Arden Billiard dan Kafe Resmi Akan Dibuka, Sabtu Minggu Ini

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Kab. Bandung – Arden Billiard dan Kafe, sebuah wahana olahraga biliar terkemuka yang dinilai sebagai yang terbesar dan ternyaman di Kabupaten Bandung, akan resmi dibuka, Sabtu (14/9/2024)

Wahana ini tepatnya berada di Jalan Raya Banjaran KM 16,5, Kabupaten Bandung, dimana fasilitas ini siap menyambut pengunjung dengan berbagai penawaran istimewa.

Arden Billiard dan Kafe menawarkan pengalaman bermain biliar yang tidak tertandingi dengan luasnya ruang bermain serta kenyamanan yang diperhatikan secara detail. Selain itu, tempat ini juga dilengkapi dengan lahan parkir yang luas untuk kenyamanan pengunjung dan fasilitas lengkap yang mencakup area bersantai, kafe, serta layanan pelanggan yang ramah.

“Dengan bangga kami mempersembahkan Arden Billiard dan Kafe sebagai destinasi unggulan bagi para pecinta biliar dan keluarga di Kabupaten Bandung,” ujar Andri Irawan, Direktur Arden Billiard dan Kafe, seusai dikonfirmasi oleh awak media di Arden Billiard dan Kafe, Jalan Raya Banjaran KM 16,5, Kabupaten Bandung, Selasa (10/9/2024).

“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman bermain yang nyaman serta layanan yang memuaskan,” tambah Andri.

Lebih lanjut, Andri mengatakan bahwa pembukaan resmi ini akan menjadi momen istimewa dan promosi menarik bagi pengunjung pada bulan September ini. Dengan harga mulai dari Rp 15.000,- per jam, Anda sudah bisa menikmati bermain di tempat kami.

“Selain itu, dengan dibukanya Arden Billiard ini, kami memiliki misi ke depan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet biliar di Kabupaten Bandung, dengan harapan akan muncul atlet biliar dari wilayah kami, khususnya Kabupaten Bandung, yang dapat menorehkan prestasi membanggakan di setiap kejuaraan, baik lokal, nasional, maupun internasional,” pungkas Andri.

Sementara itu, Ketua Pengcab POBSI Kabupaten Bandung, Ade Cahyono, saat dikonfirmasi melalui jaringan seluler menyampaikan,Arden Billiard telah pihaknya verifikasi dengan hasil survei yang sangat memuaskan, di mana memiliki lokasi, sarana, dan prasarana yang sangat representatif dengan meja standar internasional

“Dengan didirikannya Arden Billiard di wilayah Kabupaten Bandung, tepatnya di Jalan Raya Banjaran KM 16,5, kami berharap dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas atlet biliar di Kabupaten Bandung serta melahirkan atlet-atlet baru yang akan mencetak prestasi gemilang yang dapat membanggakan cabang olahraga biliar di Kabupaten Bandung, baik secara lokal, nasional, maupun internasional,” ucapnya.

“Kami tujukan kepada pemilik dan manajemen Arden Billiard ucapan selamat dan terima kasih atas dibukanya Arden Billiard. Kontribusi Arden Billiard bagi kemajuan cabang olahraga biliar sangat kami apresiasi,” tandasnya.

Sri

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…