BeritaLintas DaerahLintas ProvinsiNewsTNI / POLRI

Serka Lukman Wakili Danramil 08/Kronjo Hadiri Rapat Persiapan MTQ ke-55 di Kronjo

138
×

Serka Lukman Wakili Danramil 08/Kronjo Hadiri Rapat Persiapan MTQ ke-55 di Kronjo

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com, Tangerang – Serka Lukman, mewakili Danramil 08/Kronjo, menghadiri rapat persiapan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Tangerang. Rapat yang digelar di Kecamatan Kronjo ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan acara yang akan berlangsung pada 14 hingga 19 Januari 2025.

Serka Lukman menegaskan komitmen TNI, khususnya Koramil 08/Kronjo, dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. “Kami, jajaran TNI, siap memberikan dukungan penuh untuk memastikan pelaksanaan MTQ berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya, Senin (13/01/2025)

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemangku kepentingan, seperti Camat Mekar Baru Aan Ansori, S.IP., M.Si., Kepala Puskesmas Mekar Baru dr. Zairin Rambe, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Mekar Baru Ustadz Mas’ud, serta jajaran Kepala Desa se-Kecamatan Mekar Baru. Hadir pula Ketua KUA, Ketua PGRI, Ketua KNPI, PMI Kecamatan Mekar Baru, dan perwakilan dari Polsek Kronjo, Bripka Fajar L.

Kehadiran Serka Lukman menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat. Tidak hanya dari sisi keamanan, Koramil juga turut memberikan dukungan moral bagi keberhasilan acara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini.

Menurut Camat Mekar Baru, Aan Ansori, sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci sukses pelaksanaan MTQ. “Sinergi semua pihak, termasuk dari Koramil, menjadi kekuatan besar dalam memastikan acara ini berjalan sesuai rencana. MTQ bukan hanya perlombaan, tetapi juga media untuk memperkuat nilai-nilai religius di masyarakat,” ungkapnya.

Rapat persiapan ini membahas berbagai aspek teknis dan non-teknis, termasuk jadwal perlombaan, koordinasi keamanan, hingga keterlibatan masyarakat. MTQ ke-55 ini direncanakan berlangsung selama enam hari, menampilkan berbagai cabang perlombaan Al-Qur’an yang melibatkan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Dukungan penuh dari TNI dan berbagai unsur lainnya diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif, sehingga MTQ ke-55 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momen memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan masyarakat.

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…