BeritaLintas DaerahLintas ProvinsiNewsTNI / POLRI

Sinergi Babinsa dan Warga Sukasari: Wujudkan Infrastruktur Berkualitas

135
×

Sinergi Babinsa dan Warga Sukasari: Wujudkan Infrastruktur Berkualitas

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com, Tangerang – Babinsa Desa Sukasari, Sertu Giri Utomo, anggota Koramil 12/Rajeg Kodim 0510/Tigaraksa, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan di wilayah binaannya. Salah satu bentuk nyata perhatian tersebut terlihat dalam pelaksanaan komunikasi sosial (Komsos) di Kampung Nanggul, RT 01/03, Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kab Tangerang, Senin (13/01/2025).

Dalam kegiatan Komsos itu, Sertu Giri Utomo berdialog langsung dengan Bapak Supiyani, staf Desa Sukasari, serta Bapak Nursan, salah seorang warga setempat. Dialog tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.

Menurut Sertu Giri Utomo, keberadaan SPAL sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. “Kami memastikan pembangunan SPAL berjalan sesuai rencana. Ini adalah upaya kita bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujar Sertu Giri Utomo saat membantu pembangunan SPAL itu.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para pekerja dan warga yang terlibat agar tetap memprioritaskan kualitas dalam setiap tahapan pengerjaan. “Kami mengimbau agar pembangunan ini dilakukan secara hati-hati, tepat sasaran, dan sesuai standar. Dengan begitu, hasilnya akan lebih optimal dan tahan lama,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Danramil 12/Rajeg, Kapten Inf Teguh Rusmadi, memberikan apresiasi terhadap peran aktif Babinsa dalam memantau jalannya pembangunan di Desa Sukasari.

“Peran Babinsa sangat strategis dalam mendampingi masyarakat, termasuk memantau pembangunan infrastruktur seperti SPAL ini. Kehadiran Babinsa di lapangan adalah bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Kapten Inf Teguh Rusmadi.

Danramil juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan di berbagai sektor. “Kami berharap pembangunan SPAL ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Sukasari, terutama dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tutupnya.

Koramil 12/Rajeg terus berkomitmen mendukung program-program pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…