BeritaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsTNI / POLRI

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., Hadiri Undangan Menhan RI dalam Inspeksi dan Penyerahan KR Ransus Jeep Maung

147
×

Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., Hadiri Undangan Menhan RI dalam Inspeksi dan Penyerahan KR Ransus Jeep Maung

Sebarkan artikel ini

Bandung, Eksposelensa.com  – Komandan Satuan Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menghadiri undangan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia dalam rangka inspeksi dan penyerahan Kendaraan Ransus (Kendaraan Khusus) Jeep Maung, Hari Sabtu (01/02/2025)

Acara ini berlangsung di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, dan dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi dari TNI, Polri, serta instansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., bersama para undangan lainnya menyaksikan langsung inspeksi serta uji coba kendaraan Jeep Maung, yang merupakan produk unggulan dari PT Pindad. Kendaraan ini dirancang untuk mendukung operasional satuan keamanan dan pertahanan dalam berbagai kondisi medan yang menantang.

Menteri Pertahanan RI dalam sambutannya menegaskan bahwa Jeep Maung adalah bagian dari modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dalam negeri yang mendukung kemandirian industri pertahanan nasional.

“Kita harus terus memperkuat penggunaan produk dalam negeri yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.

Jeep Maung adalah bukti bahwa kita mampu memproduksi kendaraan taktis dengan standar tinggi,” ujar Menhan RI.

Sementara itu, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah dalam peningkatan fasilitas kendaraan operasional bagi aparat keamanan.

“Kendaraan ini sangat diperlukan untuk meningkatkan mobilitas dan efektivitas tugas personel, terutama dalam penanganan situasi-situasi taktis yang membutuhkan respons cepat,” ujarnya.

Selain inspeksi dan penyerahan kendaraan, acara ini juga mencakup demonstrasi kemampuan Jeep Maung dalam berbagai medan serta diskusi teknis mengenai spesifikasi dan kesiapan distribusi kendaraan.

Dengan adanya penyerahan ini, diharapkan kapasitas operasional satuan-satuan keamanan, khususnya di wilayah Jawa Barat, semakin meningkat.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan lebih dekat terhadap spesifikasi teknis Jeep Maung.

Kehadiran Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., dalam kegiatan ini menegaskan komitmen Satuan Brimob Polda Jabar dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat sarana dan prasarana operasional guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

(Supardi/Bid Humas Brimob)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…