BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Polres Garut Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025

137
×

Polres Garut Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2025

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Garut – Dalam rangka memastikan pengamanan Idul Fitri 1446 H tahun 2025, Polres Garut menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lodaya 2025 di Lapangan Apel Mapolres Garut, Jalan Jenderal Sudirman No. 204, Sucikaler, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Kamis (20/03/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., I.PU, yang didampingi oleh unsur Forkopimda Kabupaten Garut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0611/Garut Letkol Czi Dhanisworo, S.Sos., Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., Kajari Garut Helena Octavianne, S.H., M.H., C.SS.L. CCD, serta para pejabat dan anggota instansi terkait, termasuk TNI, Polri, Pemda Garut, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan.

Bupati Garut yang juga bertindak sebagai pimpinan apel menyampaikan amanat yang mencakup beberapa poin penting terkait pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2025.

Dalam amanatnya, Bupati mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk melaksanakan apel gelar pasukan yang serentak digelar di seluruh Indonesia.

Bupati Garut juga mengingatkan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana, serta memperkuat sinergisitas antara Polri, TNI, dan instansi terkait, guna menjamin kelancaran dan keamanan perayaan Idul Fitri 1446 H.

Selain itu, Bupati Garut juga menyampaikan prediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 hingga 30 Maret 2025, dengan puncak arus balik diperkirakan pada 5 hingga 7 April 2025.

Oleh karena itu, Operasi Ketupat 2025 dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman” diselenggarakan pada tanggal 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan melibatkan 1.200 personel gabungan dari TNI POLRI dan Pemerintahan Kabupaten Garut yang ditempatkan di 52 pos pengamanan, pelayanan, terpadu dan wisata  yang tersebar di wilayah Kabupaten Garut.

Bupati Garut juga menegaskan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik, termasuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas seperti sistem ganjil-genap, contra flow, dan one-way system.

Selain itu, pemerintah juga telah mempersiapkan sistem penyeberangan yang lebih efisien dan pemantauan terhadap distribusi bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Terakhir, Bupati Garut mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan dari TNI-Polri, instansi terkait, dan mitra Kamtibmas yang telah berpartisipasi dalam mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2025. Beliau juga mengingatkan agar setiap langkah pengabdian selama pengamanan Idul Fitri 1446 H menjadi ladang ibadah untuk meraih ridho dan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

( Adji Saka )

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…