BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Lebaran di Jepara Berjalan Aman dan Tertib, Kapolres AKBP Erick Ucapkan Terima Kasih

103
×

Lebaran di Jepara Berjalan Aman dan Tertib, Kapolres AKBP Erick Ucapkan Terima Kasih

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Arus Mudik dan Balik Aman Hingga Lancar, Kapolres Jepara Ucapkan Terima Kasih atas Kolaborasi Selama Operasi Ketupat Idulfitri 1446 H

Kapolres Jepara Ucapkan Terima Kasih, Lebaran Berjalan Aman dan Tertib Berkat Peran Masyarakat

Jepara – Polres Jepara | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Erick Budi Santoso menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada masyarakat, atas tertib dan teraturnya perayaan Idulfitri 1446 H/2025 M.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Jepara AKBP Erick saat ditemui di Mapolres setempat, pada Rabu (9/4/2025).

“Terimakasih kepada seluruh personil yang telah berdedikasi tinggi dan memberikan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

AKBP Erick turut menyampaikan, selama Operasi Ketupat Candi 2025 sejak tanggal 23 Maret 2025 hingga tanggal 8 April 2025 masyarakat di Kabupaten Jepara tetap mematuhi peraturan baik strategi rekayasa lalin maupun lainnya.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang taat pada aturan lalu lintas selama arus mudik dan balik maupun libur lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M,” ujarnya.

Selain itu, Orang nomor satu di jajaran Polres Jepara juga mengapresiasi masyarakat Kabupaten Jepara yang turut berpartisipasi dengan tertib, mendukung kelancaran pelaksanaan libur Idulfitri.

“Berkat kerjasama yang solid ini, situasi di wilayah Kabupaten Jepara selama Ops Ketupat Candi 2025, dapat berlangsung dengan aman dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idulfitri 1446 H/2025 M,” jelasnya.

“Selamat beraktifitas kembali setelah melaksanakan silaturahmi bersama keluarga dan libur lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M tetap menjaga Kamtibmas di lingkungan. Terimakasih kepada masyarakat sehingga mudik berjalan aman, lancar, dan sehat,” tutur AKBP Erick.

Ia juga menyampaikan, mohon maaf apabila dalam pelaksanaan pengamanan masih belum sempurna. Kapolres memastikan jajarannya akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik serta memberikan pengamanan dari tindak kriminalitas agar mudik berjalan aman dan selamat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder baik TNI-Polri serta Pemerintah Kabupaten Jepara yang turut berperan serta dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat Candi 2025 selama pelaksanaannya,” pungkasnya.

( Adji Saka )

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…