BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

POLDA JABAR GELAR APEL SIAGA MAY DAY 2025 SIAPKAN PERSONEL DAN SINERGI PENGAMANAN

125
×

POLDA JABAR GELAR APEL SIAGA MAY DAY 2025 SIAPKAN PERSONEL DAN SINERGI PENGAMANAN

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Dalam rangka pengamanan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2025, Kepolisian Daerah Jawa Barat menggelar Apel Siaga yang dilaksanakan pada Kamis, 1 Mei 2025, bertempat di Lapangan Apel Mapolda Jabar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Jabar, Kombes Pol. Rinto Prastowo, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Jabar.

Sementara Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar S.I.K., M.Hum., M.S.M menyampaikan salam hormat dan menyapa seluruh peserta apel dengan sapaan lintas agama dan budaya, sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman dan semangat persatuan. Ia menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan keselamatan seluruh peserta, serta menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel dalam kondisi siap dan penuh semangat.

Wakapolda Jabar menegaskan bahwa Apel Siaga ini merupakan bentuk kesiapan Polda Jabar dalam mendukung pengamanan May Day agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Ia menjelaskan bahwa peringatan May Day adalah momen penting bagi kaum buruh untuk menyuarakan aspirasi dan hak-haknya, namun menjadi tanggung jawab Polri untuk memastikan kegiatan tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu ketertiban umum.

Wakapolda Jabar menyampaikan hasil arahan dari video conference bersama Kapolri, di mana ditekankan pentingnya persiapan maksimal, karena May Day tahun ini dihadiri langsung oleh Presiden RI di Jakarta. Ia menyebutkan bahwa May Day merupakan momentum yang dimanfaatkan oleh berbagai elemen seperti aktivis, mahasiswa, dan kelompok masyarakat lainnya untuk menyampaikan aspirasi. Penanganan yang baik atas kegiatan ini akan menjadi nilai positif bagi citra Polri di mata masyarakat.

Dari data yang disampaikan, diperkirakan sebanyak 23.895 orang dari Jawa Barat akan bergerak menuju Monas dan 810 orang menuju DPR RI untuk mengikuti aksi unjuk rasa. Oleh karena itu, Polda Jabar telah menurunkan 29.308 personel Polri dan 22.726 personel TNI, serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam pengamanan.

Irwasda Polda Jabar menekankan pentinnya langkah – langkah preventif dan deteksi dini, termasuk pemetaan potensi kerawanan serta peningkatan koordinasi lintas sektor. Ia juga meminta agar seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat demi mencegah gangguan keamanan sejak dini.

Dalam hal penegakan hukum, Irwasda Polda Jabar menegaskan agar tindakan dilakukan secara tegas, terukur dan adil, serta membedakan dengan jelas antara aksi damai dan tindakan yang merugikan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa setiap tindakan yang dilakukan oleh personel di lapangan akan berdampak pada citra institusi Polri secara keseluruhan.

Irwasda Polda Jabar mengajak seluruh personel untuk menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan penjaga keamanan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas di wilayah Jawa Barat. Dengan doa dan semangat pengabdian, ia berharap seluruh rangkaian tugas pengamanan May Day diberikan kelancaran dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., MH mengungkapkan bahwa Apel Siaga May Day 2025 ini mencerminkan kesiapan total Polda Jabar dalam menjaga keamanan wilayah serta memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama berlangsungnya peringatan Hari Buruh Internasional.

(Adji saka)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…