Eksposelensa.com – Antapani, Bandung, 8 Juni 2025 – Peredaran obat terlarang jenis golongan G dan Eximer di Kawasan Terusan Jalan Jakarta, Antapani, makin marak dan mengkhawatirkan. Aktivitas jual beli tersebut dilakukan secara terang-terangan, tanpa rasa takut, bahkan di siang hari.
Warga sekitar resah karena transaksi obat-obatan tersebut diduga melibatkan remaja hingga anak di bawah umur. “Kami khawatir anak-anak jadi korban, mereka (penjual) beroperasi tanpa takut, siang dan malam,” ujar seorang warga.
Obat-obatan tersebut dikenal dapat menyebabkan ketergantungan, gangguan kejiwaan, hingga kematian jika disalahgunakan. Pengedarannya tanpa resep dokter adalah tindak pidana serius.
Namun, aparat penegak hukum setempat seolah “menutup mata” atas fenomena ini. Belum ada tindakan nyata dari pihak kepolisian untuk menindak para pelaku.
Masyarakat dan aktivis desak aparat penegak hukum, terutama Polrestabes Bandung, untuk segera bertindak tegas. “Tindakan tegas tanpa pandang bulu diperlukan untuk mengatasi krisis ini,” tegas aktivis.
Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, juga diharapkan turun langsung untuk menindak tegas para pelaku peredaran obat terlarang. “Saatnya aparat penegak hukum menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus ini,” pungkasnya.
( Tim Liputan )














