BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kasokandel Lakukan Pengecekan Lokasi Program Pangan Bergizi

85
×

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kasokandel Lakukan Pengecekan Lokasi Program Pangan Bergizi

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Majalengka, Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Kasokandel Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan lokasi lahan pangan bergizi non percontohan yang berada di Blok Babakan, Desa Jatisawit, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka pada Jumat (25/7/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program 2 Pangan Bergizi (PPB), yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan program ketahanan pangan berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Dalam kegiatan ini, personel Polsek Kasokandel yang bertugas sebagai penggerak program yakni Brigadir Endi Rosdiandi, melakukan pendataan langsung di lokasi bersama pengelola lahan dan kelompok tani setempat.

Lahan yang diperiksa memiliki luas sekitar 140 meter persegi, dengan komoditas utama berupa tanaman jagung. Pengelola lahan adalah Bapak Lili, yang dibantu oleh dua orang anggota kelompok tani, dengan status lahan berupa lahan bengkok milik desa.

Kapolsek Kasokandel Ipda A. Rusdianto, S.H selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kehadiran polisi dalam program ketahanan pangan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih mandiri dalam hal pemenuhan pangan sehat dan bergizi. Selain itu, peran aktif anggota Polri dalam mendampingi masyarakat juga diharapkan mampu memberikan semangat dan contoh nyata dalam pengelolaan lahan pertanian.

Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian, S.H., S.I.K., M.H. mendukung penuh kegiatan yang digagas oleh jajarannya ini sebagai bagian dari peran serta Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mewujudkan kemandirian desa.

( Adji Saka )

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…