BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Kepala Sekolah SMPN 3 Cibeber Tidak Transparan Dalam Mengelola Dana Bos

6
×

Kepala Sekolah SMPN 3 Cibeber Tidak Transparan Dalam Mengelola Dana Bos

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com Lebak – Ketidak transparanan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sering kali ditandai dengan tidak adanya papan informasi publik, laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang tertutup, dan minimnya keterlibatan guru/komite sekolah, dan kepala sekolah yang memicu dugaan mark-up atau penyalahgunaan, Pelanggaran ini bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, yang diwajibkan untuk memaksimalkan operasional sekolah.

Indikasi dan Dampak Ketidaktransparanan Dana BOS,
Minimnya Keterbukaan, Sekolah tidak memasang papan informasi penggunaan dana BOS, padahal wajib diumumkan agar diketahui masyarakat.
Dugaan Penyelewengan: Sering ditemukan indikasi mark-up harga, pemalsuan dokumen SPJ, atau dana yang hanya diketahui kepala sekolah dan bendahara, sementara guru lainnya tidak dilibatkan.

“Potensi Tindak Pidana: Pengelolaan yang tertutup berpotensi korupsi, yang merugikan keuangan negara dan tidak sesuai dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan.

Kurangnya Pengawasan, Respons lemah dari pihak terkait sering menyebabkan dugaan ketidaketisan dan penyalahgunaan dana BOS berlanjut.
Upaya Penanganan:

“Masyarakat dan pihak internal sekolah dapat melaporkan temuan tersebut ke Dinas Pendidikan setempat atau Inspektorat Daerah untuk diaudit. Peningkatan koordinasi dan pengawasan dari lembaga terkait juga diperlukan untuk memastikan dana BOS digunakan sesuai aturan.

Pada saat di konfirmasi kepala sekolah SMPN3 citorek tengah terkait alikasi dana Bos melalui via WhatsAppnya namun tidak merespon apapun.

Daat awak media berupaya komfirmasi dan minta keterangan dari pihak sekolah SMP 3 cibeber desa citorek tengah sampai berita di terbitkan belum memberikan jawaban.

(Denis/Ddn)