Eksposelensa.com – Sumedang — Kondisi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sumedang saat ini menjadi sorotan publik. Minimnya pengawasan di sejumlah dinas dan instansi pemerintahan dinilai menjadi salah satu faktor utama yang membuka ruang terjadinya berbagai penyimpangan, termasuk praktik korupsi yang hingga kini masih terus merajalela.
Masyarakat menilai lemahnya fungsi pengawasan internal serta kurangnya ketegasan dari pihak terkait telah menyebabkan berbagai persoalan di lingkungan birokrasi tidak tertangani secara serius. Dugaan penyalahgunaan anggaran, proyek yang tidak transparan, hingga pelayanan publik yang tidak optimal menjadi bagian dari persoalan yang semakin memprihatinkan.
Sejumlah pihak meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dinas-dinas terkait. Pengawasan yang ketat, transparansi penggunaan anggaran, serta penegakan hukum yang tegas dinilai menjadi langkah penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.
“Jangan sampai lemahnya pengawasan ini terus menjadi celah bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan praktik korupsi. Pemerintah harus hadir dan bertindak tegas,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dan lembaga pengawas segera turun tangan untuk menelusuri berbagai dugaan penyimpangan yang terjadi, sehingga tercipta pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Sumedang 13 April 2026.
( Adji Saka )














