Eksposelensa.com – Kabupaten Bandung – Kampung Cipurut Desa Mandala Mekar Kecamatan Cimenyan – Dalam semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah atau Taun Saka 1960, Pasewakan Saung Jagat Pancar Tunggal yang dipimpin oleh Bapak Agus Nadi bersama warga Kampung Cipurut RT 02 RW 10 menggelar kegiatan mapag taun anyar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya leluhur Sunda.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat di bawah koordinasi Ketua RW 10, Bapak Iyep.
Momentum pergantian tahun ini dimaknai bukan hanya sebagai perayaan seremonial, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta menanamkan kecintaan terhadap budaya Sunda kepada generasi penerus.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Agus Nadi menyampaikan pesan penting kepada generasi muda agar terus menjaga, mempelajari, dan mengembangkan budaya Sunda sebagai bagian dari identitas bangsa yang harus diwariskan dari generasi ke generasi.
“Kami menitipkan kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya sendiri. Budaya Sunda merupakan warisan luhur yang mengandung nilai kesopanan, kebersamaan, dan kearifan lokal yang perlu terus dijaga di tengah perkembangan zaman,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua RW 10 Kampung Cipurut, Bapak Iyep, mengajak seluruh warga untuk terus mempererat persatuan dan menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para karuhun.
Menurutnya, pelestarian budaya daerah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kekayaan budaya Indonesia.
Melalui peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah dan Taun Saka 1960 ini, masyarakat Kampung Cipurut berharap semangat kebersamaan, pelestarian budaya Sunda, dan nilai-nilai kearifan lokal dapat terus tumbuh serta menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Ngamumule budaya Sunda lain ukur ngajaga warisan karuhun, tapi ogé ngajaga jati diri pikeun masa depan.”
16 – Juni – 2026
( Adji Saka )














