BeritaNewsSosial

Pembangunan Irigasi P3-TGAI di Desa Ciklapa Kembali Disorot : Diduga Diskriminatif dan Berpotensi Cacat Mutu

90
×

Pembangunan Irigasi P3-TGAI di Desa Ciklapa Kembali Disorot : Diduga Diskriminatif dan Berpotensi Cacat Mutu

Sebarkan artikel ini

Cilacap, Eksposlensa.com – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Maju Makmur di desa Ciklapa kecamatan Kedungreja kabupaten Cilacap kembali mendapat sorotan publik. Selain dugaan diskriminasi terhadap pemilik lahan, proyek tersebut juga terindikasi mengalami kerusakan fisik padahal proses pengerjaan belum sepenuhnya rampung.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Jum’at (31/7/2026), saluran pembuangan air (outlet) menuju area persawahan warga dinilai minim. Hal tersebut dapat menyebabkan ketidakberimbangan pemasangan lubang pembuangan, dimana titik-titik sawah tertentu tidak diberikan saluran pembuangan air.

Selain itu, terdapat indikasi dugaan pelanggaran tata ruang lahan pada titik pengerjaan P6 hingga P8 (150–200), dimana dilakukan pembongkaran untuk menggeser trase saluran irigasi ke area yang diduga bukan milik petani yang merasa dirugikan.

Link artikel terkait, klik tautan :

Proyek P3A-TGAI di Ciklapa Cilacap Dikeluhkan Warga, Diduga Serobot Lahan Tanpa Sosialisasi https://eksposelensa.com/proyek-p3a-tgai-di-ciklapa-cilacap-dikeluhkan-warga-diduga-serobot-lahan-tanpa-sosialisasi/

Tak hanya permasalahan distribusi air dan tata guna lahan, fisik bangunan saluran irigasi yang hampir selesai tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan awal. Retakan skala kecil tampak dibeberapa titik dinding saluran, disertai rembesan air yang keluar melalui pori-pori konstruksi bangunan.

Secara teknis, sifat air yang dinamis dapat menggerus material adukan semen dan pasir dari dalam secara bertahap. Jika dibiarkan tanpa tindakan korektif, rembesan ini berpotensi memicu pelapukan material, retak berlanjut, hingga penurunan kekuatan struktur (structural failure) pada dinding irigasi.

Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa, penyelenggaraan pembangunan P3-TGAI merupakan program berbasis pemberdayaan masyarakat yang dibiayai oleh APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Oleh karena itu, seluruh pelaksanaannya wajib tunduk pada Undang-Undang No. 27 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air. Dalam Pasal 63 memandatkan bahwa pengelolaan sumber daya air harus dilaksanakan secara adil, transparan dan berwawasan lingkungan tanpa mendiskriminasi para pengguna air (petani).

Link artikel terkait, klik tautan :

Pembangunan P3-TGAI Ciklapa Terus Berjalan di Tengah Sorotan Transparansi Lahan Warga https://eksposelensa.com/pembangunan-p3-tgai-ciklapa-terus-berjalan-di-tengah-sorotan-transparansi-lahan-warga/

Selain itu, Peraturan Menteri PUPR No. 4/PRT/M/2021 tentang Pedoman Penyelenggaraan P3-TGAI juga menegaskan bahwa P3-TGAI harus mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, akuntabel dan berkeadilan. Pemasangan outlet air wajib mengakomodasi kebutuhan seluruh pemilik sawah di area penerima manfaat tanpa penganaktirian.

Sementara itu, Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi (sebagaimana diubah dalam UU Cipta Kerja) pada Pasal 59 dan Pasal 60 jelas mengatur kewajiban penyedia/pelaksana untuk memenuhi Standar Keamanan, Keselamatan, Kesehatan, dan Keberlanjutan (K3S). Munculnya retakan dan rembesan sebelum masa pemeliharaan selesai mengindikasikan adanya kelalaian teknis dalam komposisi adukan atau proses pemadatan material.

Untuk mencegah kerugian negara dan memastikan manfaat irigasi optimal bagi para petani, pihak P3A Maju Makmur bersama Konsultan/Pendamping Masyarakat (TPM) serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait seharusnya segera melakukan audit lapangan dan pemeriksaan hak lahan guna memastikan pergeseran lokasi tidak melanggar batas kepemilikan tanah warga.

Link artikel terkait, klik tautan :

Penyimpangan Proyek P3-TGAI di Cilacap Disorot : BBWS Citanduy Didesak Turun Tangan Lakukan Audit Lapangan https://eksposelensa.com/penyimpangan-proyek-p3-tgai-di-cilacap-disorot-bbws-citanduy-didesak-turun-tangan-lakukan-audit-lapangan/

Liputan : Muhiran 

Editor    : Wakil Pimpinan Umum 

Informasi lainnya, kunjungi Facebook Central Media dengan klik tautan :

https://www.facebook.com/share/1DJxrvHjJZ/

Anda harus menginstal aplikasi Facebook sebelumnya untuk mengakses kami.