BeritaInternasionalLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Anggota Brimob Jabar Sambangi Bank BJB di Cipanas Kab Cianjur 

200
×

Anggota Brimob Jabar Sambangi Bank BJB di Cipanas Kab Cianjur 

Sebarkan artikel ini

Cianjur, Eksposelensa.com – Bripda Damar anggota Brimob Jabar Kompi 3 Batalyon B Pelopor melakukan kunjungan ke Bank BJB Cabang Cipanas. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya proaktif kepolisian dalam menjalin sinergi dengan instansi terkait, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan perbankan.

Sebagai salah satu bank daerah yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, Bank BJB Cipanas menjadi salah satu objek vital yang membutuhkan perhatian khusus terkait keamanan. Oleh karena itu, kunjungan Bripda Damar ke Bank BJB Cipanas bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada petugas keamanan (security) terkait pentingnya menjaga Kamtibmas, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman yang mungkin terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, Bripda Damar memberikan arahan dan pesan-pesan Kamtibmas kepada para petugas keamanan yang bertugas di Bank BJB Cipanas. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menjalankan tugas pengamanan, terutama di lingkungan perbankan yang sering menjadi target bagi pelaku kejahatan, seperti perampokan, pencurian, hingga tindak penipuan.

“Sebagai petugas keamanan, peran Anda sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan di lingkungan Bank BJB Cipanas. Waspadai setiap gerak-gerik orang yang mencurigakan dan jangan ragu untuk segera melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi adanya ancaman keamanan,” ujar Bripda Damar kepada para petugas keamanan.

Selain itu, Bripda Damar juga mengingatkan para petugas keamanan untuk selalu mengawasi area sekitar, termasuk tempat parkir dan pintu masuk, yang sering menjadi celah bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Ia mengajak mereka untuk lebih waspada terhadap modus operandi kejahatan yang sering terjadi di lingkungan perbankan, seperti hipnotis, pencurian, dan tindakan kriminal lainnya.

Dalam penyampaiannya, Bripda Damar juga memberikan beberapa tips terkait langkah-langkah yang harus dilakukan dalam situasi darurat, seperti cara menghadapi potensi perampokan, penanganan jika ada ancaman bom, dan langkah-langkah pengamanan lainnya. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan para petugas keamanan dalam menghadapi berbagai situasi yang tidak diinginkan.

Selain memberikan arahan, Bripda Damar juga mengajak para petugas keamanan untuk menjalin koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian setempat. Ia menegaskan bahwa sinergi antara petugas keamanan dan kepolisian sangat penting dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan perbankan.

“Kami siap membantu dan memberikan dukungan penuh kepada petugas keamanan dalam menjalankan tugasnya. Jangan ragu untuk segera menghubungi kami jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau membutuhkan bantuan,” kata Bripda Damar.

Para petugas keamanan Bank BJB Cipanas menyambut baik kunjungan dan arahan yang diberikan oleh Bripda Damar. Mereka merasa mendapatkan tambahan pengetahuan dan wawasan baru terkait tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan di lingkungan perbankan. Selain itu, kunjungan tersebut juga memberikan semangat dan motivasi kepada para petugas keamanan untuk lebih profesional dan waspada dalam menjalankan tugasnya.

Sesuai arahan Dansat Brimob Polda Jabar Kombes Pol Donyar kusumadji S. I . K ” Lakukan Kegiatan giat himbauan dan sosialisasi pencegahan tindak kejahatan.”

(Supardi/Humas)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…