BeritaNewsTNI / POLRI

BHABINKAMTIBMAS POLSEK SIANTAR BARAT BERSAMA BABINSA KOORDINASI DENGAN KEPALA KERETA API MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU 2024

163
×

BHABINKAMTIBMAS POLSEK SIANTAR BARAT BERSAMA BABINSA KOORDINASI DENGAN KEPALA KERETA API MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU 2024

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | PEMATANG SIANTAR – Sumatera Utara. Jelang Natal dan Tahun Baru 2024 Bhabinkamtibmas Timbang Galung/Proklamai Polsek Siantar Barat Aiptu Deddy Syam Sh Bersma Dengan Babinsa Serka Surya Darma laksanakan koordinasi Dengan Kepala Kereta Api pematang siantar

Kegiatan Koordinasi tersebut dilaksanakan pada Rabu 6 Desember 2023 Pukul 11.15 wib bertempat di PT KAI jalan Kartini kelurahan Proklamasi kecamatan Siantar Barat kota pematang siantar
Saudara Romi Himbau Agar Kordinasi Terkait Angkutan Kereta Api

Bhabinkamtibmas Deddy Syam Sh koordinasi ini terkait dilaksanakan dalam rangka persiapan keamanan angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 akan berlangsung mulai 21 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024 mendatang dengan tujuan demi kelancaran, keamanan, dan terkendalinya periode angkutan Natal 2023 dan Tahun baru 2024 yang akan berlangsung sebulan lagi.

Pada kesempatan itu Kepala Kereta Api pematang siantar Romi menyampaikan dalam Menyambut periode angkutan Natal dan Tahun Baru, stasiun kreta api pematang siantar akan melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi sarana, prasarana, pelayanan, maupun keamanan, dengan menggandeng berbagai pihak./Humas P Siantar (SE.Rento.S)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…