Purwakarta, Eksposelensa.com – Karawang, Dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran tahun ini, Jajaran Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Jabar melaksanakan patroli mandiri di sepanjang jalur mudik wilayah Purwakarta hingga Karawang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2025 yang digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Barat.
Patroli ini dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor IPTU Heryanto Ahmad Rojak, S.H. Dalam pelaksanaannya, personel Brimob tidak hanya melakukan pemantauan keamanan, tetapi juga turut serta memberikan bantuan kemanusiaan kepada para pemudik. Salah satu aksi nyata mereka adalah membantu masyarakat yang mengalami kendala di jalan, seperti ketika pemudik mengalami kendaraan yang mogok di tengah perjalanan menuju kampung halaman.
“Kami berkomitmen hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang melaksanakan perjalanan mudik. Ketika melihat ada warga yang mengalami kesulitan, seperti kendaraan mogok atau ban pecah, personel kami langsung bergerak membantu tanpa diminta,” ujar IPTU Heryanto Ahmad Rojak, S.H., Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor.
Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat maupun para pemudik yang merasa sangat terbantu.
Sementara itu, Komandan Batalyon C Pelopor, KOMPOL apt. Bagus Amrulloh N.I.S.Farm., S.I.K, menegaskan bahwa kegiatan patroli mandiri ini merupakan bentuk penguatan pelayanan Polri kepada masyarakat selama Operasi Ketupat berlangsung.
“Patroli ini adalah wujud kehadiran negara melalui Brimob di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa para pemudik bisa sampai ke kampung halaman dengan aman, tertib, dan lancar.
Selain pengamanan, kami juga siap membantu dalam bentuk kemanusiaan kapan pun dibutuhkan,” tegas KOMPOL Bagus.
Hal senada disampaikan oleh Dansat Brimob Polda Jabar, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., yang menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap kegiatan pengamanan.
“Brimob tidak hanya hadir dengan senjata, tetapi juga dengan hati. Pendekatan humanis menjadi kunci dalam setiap operasi, terutama di momen seperti ini, di mana masyarakat sedang menjalankan tradisi pulang kampung. Kami ingin memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat,” ujar Kombes Donyar Kusumadji.
Operasi Ketupat Lodaya 2025 akan terus berlangsung hingga arus balik Lebaran usai dengan penguatan pengamanan dan bantuan kemanusiaan di titik-titik rawan sepanjang jalur mudik di Jawa Barat.
(Supardi/Bid Humas Brimob)