BeritaLintas DaerahLintas ProvinsiNewsSosial

Bupati Bandung Siapkan Bapak Asuh untuk Tiap Cabor yang Berlaga di Porprov Jabar 2026

223
×

Bupati Bandung Siapkan Bapak Asuh untuk Tiap Cabor yang Berlaga di Porprov Jabar 2026

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – KAB. BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dirinya akan menyetujui berapa pun anggaran yang dibutuhkan KONI Kabupaten Bandung dalam upaya mencapai target 100 medali emas di ajang Porprov Jawa Barat 2026 di Kota Bogor.

Tentu saja dengan catatan, apabila Koni Kabupaten Bandung sendiri dan cabang-cabang olahraga di bawah naungannya dinilai tertib administrasi dan tidak ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Hal itu diungkapkan Bupati Bandung saat membuka Rapar Kerja Koni Kabupaten Bandung di Sutan Raja Soreang, Selasa (10/12/2024).

Selain tambahan anggaran, bupati juga menyiapkan bapak asuh dari tiap organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Bandung untuk tiap cabor yang berlaga di Porprov Jabar 2026.

“Sepanjang KONI dan cabor-cabor sudah dinilai tertib administrasi dan tidak ada temuan BPK, berapa pun anggaran yang diajukan Koni untuk Porprov Jabar 2026 akan saya setujui. Nanti juga kita siapkan bapak asuh untuk tiap cabor saat bertanding di Porprov Jabar 2026,” tandas Bupati.

Sebab menurutnya berapa pun anggaran yang digelontorkan Pemkab Bandung ke Koni, kalau laporan pertanggungjawabannya tidak benar, tetap saja menjadi masalah.

“Semua transaksi harus by transfer. Saya akan tes, kalau nanti laporan pertanggungjawaban keuangan KONI dan cabor-cabor setelah diperiksa BPK hasilnya tidak ada temuan, saya siap untuk menambah lagi bantuan dana hibah untuk tiap cabor,” tandas Kang DS, sapaan Dadang Supriatna

Pada kesempatan itu Bupati Dadang Supriatna juga berharap Koni dapat konsisten terhadap target yang ditetapkannya untuk meraih 100 medali emas di ajang Porprov Jabar 2026.

“Maka dalam Rakerkab Koni tahun 2024 ini harus bisa merumuskan langkah dan strategi apa saja yang harus dilakukan sehingga pada akhirnya bisa tercapai sesuai dengan janji Koni pada saat Muskab untuk dapat meraih 100 medali emas di Porprov Jabar 2026,” ucap Kang DS.

Kang DS mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai, jika melihat potensi atlet Kabupaten Bandung yang mumpuni, selama proses pelatihannya bisa mencapai target.

“Semoga Rakerkab Koni ini bisa menghasilkan keputusan-keputusan demi perbaikan dan kemauan Koni Kabupaten Bandung. Selamat melaksanakan rakerkab dan kita tunggu realisasi janji yang akan kita persembahkan untuk warga Kabupaten Bandung di Porprov Jabar 2026,” ucap Kang DS.

Reporter : Team FNC/Diskominfo
Editor : sri

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…