BeritaNews

Cerdas Berorganisasi, Pra Pelantikan FOKBI Kota Bandung Periode 2024-2029 Diberikan Pembekalan dari FOKBI Jabar

162
×

Cerdas Berorganisasi, Pra Pelantikan FOKBI Kota Bandung Periode 2024-2029 Diberikan Pembekalan dari FOKBI Jabar

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Bandung, – Pra pengukuhan calon pengurus baru FOKBI Kota Bandung periode 2024-2029, perkuat silaturahmi sekaligus pemberian pembekalan organisasi dari Fokbi Jabar bertempat di Sekretariat FOKBI Kota Bandung, Kawasan Niaga Metro Trade Centre Blok A-26, Jl. Soekarno Hatta No. 590 Kota Bandung. Sabtu, 3 Agustus 2024.

Dalam pelaksanaannya ketua FOKBI Jawa Barat Ibu Hj. Tetet Sutardjo yang didampingi Ibu Tini selaku bendahara secara langsung memberikan apresiasi serta motivasi kepada calon pengurus FOKBI Kota Bandung yang dapat melaksanakan silaturahmi serta rapat dengan anggota pra pengukuhan pengurus.

Adapun agenda yang direncanakan dalam giat silaturahmi tersebut diantaranya, pembahasan rencana pengukuhan pelantikan pengurus baru FOKBI Kota Bandung dan silaturahmi calon pengurus, penasehat dengan pengurus FOKBI Jabar serta pemberian pembekalan organisasi dari ketua beserta jajaran FOKBI Jabar.

Terpantau juga hadir di lokasi Dewan Penasehat FOKBI Kota Bandung Muhammad Syahlevi Erwin Apandi yang juga merupakan anggota DPRD Kota Bandung Komisi D yang membawahi bidang kepemudaan dan olahraga.

Pada sambutannya Ketua terpilih FOKBI Kota Bandung Heru Negoro menyampaikan rasa terima kasih dan syukur atas nikmat yang sudah diberikan, karena pada kesempatan hari ini dapat bersilaturahmi dengan para calon pengurus FOKBI Kota Bandung.

“Tentunya pada momentum ini, kami FOKBI Kota Bandung meminta kepada pengurus FOKBI Jabar untuk memberikan pembekalan dalam menjalankan roda organisasi khususnya FOKBI Kota Bandung,” ucap Heru.

Menurutnya, para pengurus idealnya yang memiliki rasa cinta terhadap olahraga, memiliki semangat untuk memajukan olahraga terutama di Kota Bandung, dan kami akan mencoba memperkuat visi dan misi nya sesuai apa yang sudah tertuang dalam AD/ART.

Masih di lokasi yang sama ketua FOKBI Jawa Barat Ibu Hj. Tetet Sutardjo saat memberikan pembekalan menyampaikan, menjadi pengurus FOKBI sangatlah sulit, karena banyak memikirkan berbagai hal dan aspek, namun bila mana ada yang menjadi pengurus, maka harus siap memikul beban yang cukup berat.

“Namun kami melihat FOKBI Kota Bandung memiliki kekuatan dengan adanya dukungan serta dorongan dari para pengurus yang lainnya, yang terpenting saling pengertian, saling memahami tugasnya masing-masing,” ujar Hj. Tetet.

Dilanjutkannya, tentunya kedepan harus membuat schedule agar setiap pengurus tahu tugas masing-masing sehingga tidak saling mengandalkan seseorang saja, harus kompak, harus semangat agar dapat mengakomodir para penggiat handal, dengan memperkuat kerjasama dengan sanggar-sanggar.

“Dari sekarang para pengurus harus kerjasama, semua harus bisa dan mampi melaksanakan tugasnya, agar semua menjadi pandai dan mengerti, karena menurut kami berorganisasi merupakan sebuah keluarga sehingga dalam menjalankannya harus dengan chemistry yang baik agar apa yang dilaksanakan atau dikerjakan memperoleh hasil yang maksimal,” tandasnya.

(Zaenal)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…