BeritaLintas Provinsi

Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi Pimpin Panen Tanaman Melon Di Lahan Kodim

156
×

Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi Pimpin Panen Tanaman Melon Di Lahan Kodim

Sebarkan artikel ini

Timika .Eksposelensa.Com – Di wilayah Kabupaten Mimika, tanaman jenis hortikultura mempunyai nilai jual yang bagus di pasaran. Selain itu, tanaman ini dapat memberi manfaat untuk masyarakat dalam menyediakan makanan yang bergizi dan sehat. Hal tersebut yang mendorong sebagian besar para petani di Kabupaten Mimika memilih tanaman hortikultura sebagai tanaman utama diperkebunan dalam sepanjang tahun.

Kali ini, hasil panen dari tanaman hortikultura dari jenis buah melon juga dirasakan oleh anggota Kodim 1710/Mimika. Dipimpin langsung oleh Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi perwakilan anggota Kodim 1710/Mimika dan Persit KCK Cab. XXXV menggelar panen tanaman hortikultura jenis melon bertempat lahan Makodim 1710/Mimika, Jumat (12/07/2024).

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1710/Mimika menyampaikan apresiasi serta dukungannya kepada personel Kodim khususnya staf teritorial yang telah membantu program pemerintah dalam hal ketahanan pangan. Beliau meminta hasil yang dicapai hari ini sebagai pelajaran agar kedepan dapat membuahkan hasil yang lebih baik lagi.

“Terima kasih kepada para Danramil dan Pasiter yang telah berupaya menciptakan ketahanan pangan khususnya di lokasi asrama, kedepan hal ini akan kita tingkatkan ke Koramil jajaran dan para petani binaan dalam rangka membantu program pemerintah guna mensukseskan ketahanan pangan di wilayah,” kata Dandim.

 

 

 

Penulis. Novians T ||Sumber :Pen Kodim 1710/Mimika

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…