BeritaInternasionalNewsTNI / POLRI

Dansat Brimob Jabar Kunjungi Lokasi Gempa Bumi Kertasari Kab. Bandung

220
×

Dansat Brimob Jabar Kunjungi Lokasi Gempa Bumi Kertasari Kab. Bandung

Sebarkan artikel ini

Kab. Bandung, Eksposelens.com – Jawa Barat, 19/09/2024.Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K,. melakukan kunjungan ke Kecamatan Kertasari, salah satu wilayah terparah yang terdampak gempa berkekuatan magnitudo 4,9 yang mengguncang Kabupaten Bandung pada Rabu (18/9/2024) pukul 09.41 WIB.

Dalam kunjungannya, Donyar menekankan pentingnya evakuasi dan penyediaan fasilitas darurat, seperti toilet portabel dan air bersih, untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pengungsi.

“Kami khususnya dari Brimob Polda Jabar akan memberikan pengabdian terbaik untuk para keluarga terdampak bencana alam gempa bumi Kertasari kemarin. Salah satunya kami ada Water Treatment Air Minuman Siap Konsumsi untuk para pengungsi”, ujar Donyar Kusumadji di lokasi kejadian.

Dansat Brimob Jabar juga menekankan perlunya penanganan kesehatan secara cepat, terutama bagi anak-anak, untuk mencegah trauma dan penyebaran penyakit. Ia mencatat kondisi pengungsian yang dipenuhi lalat sebagai perhatian serius.

Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., juga menyampaikan, “Sesuai dengan Moto Brimob Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan, Brimob selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, terutama dalam hal kemanusiaan, kita selalu siap bergerak kapanpun demi membantu masyarakat,” ungkapnya.

Donyar Kusumadji juga menambahkan, “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk Bakti Brimob Polda Jabar untuk masyarakat dalam menghadirkan Negara di tengah – tengah masyarakat”.

“Ini merupakan wujud Bhakti Brimob Polda Jabar dalam hal ini di wilayah Jawa Barat, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman serta kedekatan emosional antara Brimob dengan masyarakat yang terdampak gempa bumi kemarin″, pungkas Kombes Pol. Donyar Kusumadji.

(Supardi/Humas)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…