BeritaLintas DaerahNewsSosial

Dewan Kota Jakarta Utara di Duga Menghalang – Halangin Kontrol Sosial LSM GMBI di Pemerintah Jakarta Utara

204
×

Dewan Kota Jakarta Utara di Duga Menghalang – Halangin Kontrol Sosial LSM GMBI di Pemerintah Jakarta Utara

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com Jakarta – King Naga menyampaikan kepada awak media bahwa patut di duga ada mobilisasi pergerakan dari Dewan Kota Jakarta Utara yang berupaya menghalang – halangi LSM GMBI untuk melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan yang menyimpang yang dilakukan Oknum Pemerintah Jakarta Utara yang dapat merugikan pemerintah itu sendiri.

“patut di duga ada mobilisasi pergerakan dari Dewan Kota Jakarta Utara yang berupaya menghalang – halangi LSM GMBI untuk melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan yang menyimpang yang dilakukan Oknum Pemerintah Jakarta Utara yang dapat merugikan pemerintah itu sendiri,”Imbuh Naga

Lanjut kata King Naga bahwa Cerminan yg terjadi akibat proses control social yg dilakukan oleh LSM GMBI, kemudian mendapatkan temuan ada pelaku usaha berniaga lama di Jakarta Utara namun tidak memiliki izin, proses ini kemudian dipaksakan untuk upaya seolah LSM GMBI meresahkan melakukan premanisne dan sebagainya, lalu muncul Pertanyaan adalah :

1. Apakah selalu ada pemantapan terkait dasar ilmu ASN sesuai UU DISIPLIN ASN ?
2. Benarkah sudin pariwisata tidak mau membantu peningkatan PAD jakarta utara ?
3. Apakah ada oknum yang diuntungkan dari pelaku usaha yg tak berizin ?
4. Apakah keuntungan itu masuk kantong pribadi ?
5. Berapa kerugian negara yang diakibatkan prilaku daripada oknum tersebut ?
6. Apakah ada rahasia besar di Sudin Pariwisata Kota Jakarta Utara ?
7. Sehebat itukah sudin pariwisata memiliki kepentingan sehingga membuat pesan moral pegiat sosial masyarakat dibenturkan dengan masyarakat ?

Masih kata Naga, LSM GMBI sedang membenahi dan melakukan amal ma’ruf nahi munkar, kemudian memperbaiki dan membantu Central Titik PAD dan wajah perekonomian jakarta utara, Pendapatan Aset Daerah ( PAD ) itu meningkat maka pembangunan skala peningkatan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat Jakarta Utara sudah tentu akan meningkat, sesungguhnya ini selaras dengan amanah UU dan Program Kabinet Merah Putih terkait Pertahanan Ekonomi dan Pangan. Nah pesan moral yg terjadi sekarang, kita patut menduga ada upaya daripada oknum yg justru tidak mendukung LSM GMBI Mengikuti Program Pemerintah Pusat Presiden Prabowo-Gibran, lalu indikasinya ada yg mencoba memobilisasi dengan adanya pernyataan sikap dengan mengatasnamakan masyarakat membela Sudin Pariwisata Jakarta Utara.

Kemudian apabila benar ini yang terjadi berarti Pemerintah Kota Adm Jakarta Utara Patut Diduga tidak mendukung Program Pemerintah Pusat Presiden Prabowo-Gibran, dan kami juga menduga bahwa pemerintah Jakarta Utara melakukan Cidera ukum dan harus menjadi perhatian khusus Bapak PJ Gubernur DKI Jakarta, dan Sekda untuk segera mencopot Walikota dan Wakil Walikota,”Tutup Naga.(Red)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…