BeritaNews

Di Giat Harlah PKB, Secara Resmi Ali Syakieb Diperkenalkan Dadang Supriatna Sebagai Calon Pendampingnya di Pilbup Bandung 2024

175
×

Di Giat Harlah PKB, Secara Resmi Ali Syakieb Diperkenalkan Dadang Supriatna Sebagai Calon Pendampingnya di Pilbup Bandung 2024

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | KAB BANDUNG – Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna yang juga Calon Bupati Bandung periode 2024-2029, secara resmi memperkenalkan aktor ganteng Ali Syakieb, Calon Wakil Bupati Bandung yang akan mendampinginya pada Pilbup Bandung 2024.

Ali Syakieb diperkenalkan secara langsung oleh Dadang Supriatna di hadapan para kiai serta ribuan kader PKB pada kegiatan Harlah PKB ke-26 dan Istigosah Kubro bersama DPC PKB Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/8/2024).

“Bapak Ibu para kader PKB, simpatisan, para kiai dan para hadirin semuanya, pada kesempatan ini saya perkenalkan calon wakil bupati yang akan mendampingi saya adalah Kang Ali Syakieb. Silakan berdiri kang Ali Syakieb,” ujar Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna.

Begitu nama Ali Syakieb disebut dan wajahnya terpampang pada layar big screen, ribuan peserta yang didominasi kaum ibu menyambut sosok ganteng dan berkarisma itu dengan teriakan histeris.

“Kang Ali ganteng. Waaaah. Huuu Kang Ali Syakieb I Love U,” teriak ibu-ibu kompak dan spontan seperti dikomando.

Kang DS pun tampak sejenak menghentikan pidatonya saat menyaksikan kehebohan kaum emak-emak menyambut Ali Syakieb, yang juga dikenal sebagai aktor film dan sinetron favorit emak-emak karena wajah ganteng dan tubuh atletisnya.

“Kang Ali Syakieb yang ganteng ini asli orang Margaasih Kabupaten Bandung. Dekat dengan Al Mukarrom KH Sofyan Yahya. Mertuanya orang Pangalengan. Siap dukung siap?” kata Kang DS seraya disambut teriakan dukungan ribuan peserta yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, Kang DS menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran PKB, mulai dari Ketua PAC serta pengurus ranting serta para simpatisan yang telah berjuang pada Pileg 2024 lalu sehingga PKB sukses menjadi pemenang Pileg di Kabupaten Bandung.

“Berkat perjuangan seluruh jajaran, simpatisan dan para relawan, PKB menjadi pemenang Pileg di Kabupaten Bandung dengan 12 kursi DPRD Kabupaten, 2 kursi DPRD Provinsi dan 2 kursi DPR RI,” ungkap Dadang.

Namun Dadang Supriatna menyebut perjuangan PKB belum selesai. Kang DS kemudian mengajak dan menginstruksikan seluruh jajaran PKB, simpatisan serta para relawan untuk kembali berjuang pada gelaran Pilkada 2024.

“Saya Instruksikan kepada seluruh jajaran, kita harus berjuang untuk memenangkan kembali Pilbup 2024. Kita menangkan kembali Bupati dua periode. Siap semuanya?. Insya Allah kita akan kembali menang,” tegas Kang DS berapi-api.

Pada momen Harlah PKB ke-26 dan Istighosah Kubro tersebut, Bupati Dadang Supriatna mendeklarasikan dukungannya terhadap Gus Muhaimin Iskandar sebagai calon Ketua Umun PKB pada Muktamar yang akan datang.

Kehadiran ribuan kader dan simpatisan pada acara Harlah PKB tersebut menjadi bukti dukungan yang kuat terhadap Gus Muhaimin dan arah kepemimpinan partai ke depan.

“Saya sampaikan aspirasi dari arus bawah dan ini sikap solid seluruh jajaran DPC PKB Kabupaten Bandung, yakni mendukung Gus Muhaimin Iskandar untuk menjadi Ketua Umum PKB pada Muktamar PKB selanjutnya,” jelas Kang DS seraya disambut tepuk tangan meraih ribuan peserta yang hadir. (Tim FNC)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…