BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Dugaan di Balik Revitalisasi Pasar Cimalaka: Kepentingan Warga atau Keuntungan Kapitalis?

40
×

Dugaan di Balik Revitalisasi Pasar Cimalaka: Kepentingan Warga atau Keuntungan Kapitalis?

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072

Eksposelensa.com – Sumedang – Polemik revitalisasi Pasar Cimalaka terus menuai sorotan. Sejumlah pedagang yang tergabung dalam Ikatan Warga Pasar Cimalaka (IKWAPACI) menyampaikan penolakan terhadap proses revitalisasi karena menilai aspirasi mereka belum sepenuhnya diakomodasi.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Sumedang bahkan merekomendasikan agar pemindahan pedagang ditunda hingga tercapai kesepakatan melalui musyawarah.

Di tengah polemik tersebut, muncul dugaan dari sejumlah pihak bahwa proyek revitalisasi lebih menguntungkan pihak investor atau pemilik modal dibandingkan melindungi kepentingan para pedagang kecil.

Dugaan ini perlu dijawab secara terbuka melalui transparansi pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat.
Masyarakat mempertanyakan mengapa proses revitalisasi tetap berjalan di tengah penolakan sebagian pedagang. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Sumedang, Pemerintah Desa Cimalaka, dan seluruh pemangku kepentingan lebih mengedepankan dialog, keterbukaan informasi, serta perlindungan terhadap mata pencaharian warga.

Jika revitalisasi memang bertujuan meningkatkan kualitas pasar dan kesejahteraan masyarakat, maka seluruh proses, mulai dari kerja sama, dasar hukum, skema pembiayaan, hingga hak-hak pedagang, seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Masyarakat juga meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap aspirasi pedagang dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak pada kepentingan publik, bukan hanya menguntungkan pihak tertentu.

Sebagai bentuk akuntabilitas, publik berhak memperoleh penjelasan mengenai proses pengambilan keputusan, mekanisme kerja sama revitalisasi, serta jaminan bahwa hak-hak pedagang tetap terlindungi sesuai peraturan perundang-undangan.

9 – juni – 7 – 2006

( Adji Saka )