BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Dugaan Korupsi Dana Desa Padarek: Kades (Ketua PAC PDIP Lemahsugih) Diduga Tak Transparan dan Menawarkan Suap ke Media

185
×

Dugaan Korupsi Dana Desa Padarek: Kades (Ketua PAC PDIP Lemahsugih) Diduga Tak Transparan dan Menawarkan Suap ke Media

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Majalengka, Jawa Barat (GMOCT) 01 Juli 2025 –  Dugaan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) tahap 1 tahun 2025 di Desa Padarek, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka, menyeruak ke permukaan.  Kepala Desa Padarek, Wahyu Susanto, yang menurut informasi juga menjabat sebagai Ketua PAC PDIP Lemahsugih periode 2019-2024 hingga kini masih menjabat menurut Nara sumber, menjadi sorotan utama.  Dari total DD sebesar Rp1.157.014.000 (setelah dikurangi ADD Rp. 466.571.040),  transparansi pengelolaannya dipertanyakan.

Beberapa proyek yang dibiayai DD,  seperti pembangunan beronjong (Rp79.350.000), Hotmik Jalan Cigobang (Rp125.984.000), pasar desa (Rp231.253.000), dan program ketahanan pangan (budidaya bebek dan lele, total Rp74.000.000),  dianggap kurang transparan.  Detail anggaran, spesifikasi material, dan proses pengadaan proyek-proyek tersebut masih menjadi misteri.

Upaya pembungkaman informasi juga terendus.  Saat dikonfirmasi pada 24 Juni 2025,  Wahyu Susanto diduga meminta agar pemberitaan terkait dugaan ketidaktransparanan ini tidak dilanjutkan dan bahkan menawarkan sejumlah uang kepada awak media dan menyebutkan memiliki adik yang berprofesi sebagai media.  Ketidakhadirannya dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) pada hari Rabu 18Juni 2025, dengan alasan menghadiri pernikahan, semakin memperkuat kecurigaan.

Saat team liputan mencoba menghubungi Camat Lemahsugih  “Wss.wr.wb salam silaturahmi mangga informasi akan saya konfirmasikan ke desa dulu ya kang, Atau nanti saya coba cari informasi juga kang, Saya sudah lakukan evaluasi kang terkait pekerjaan dan dokumennya menunggu hasilnya untuk ditindaklanjuti oleh kepala desa terkait hal yg akan akang lakukan pemberitaan mangga teu langkung krn sy blm melihat secara hasil pengawasan monev sebagaimana sy lakukan tindak lanjut menegur dan evaluasi”.

“Mangga kang pemberitaan akang juga menjadi referensi yang saya pake sebagai informasi yang saya harus klarifikasi kebenarannya”, Pungkas Camat.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada statement tambahan dari Camat Lemahsugih.

Tuntutan transparansi penggunaan anggaran DD dan akses informasi publik sesuai UU KIP pun mengemuka.  Kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa bergantung pada transparansi dan akuntabilitas.  Tim liputan akan terus berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala Desa Wahyu Susanto dan akan melaporkan temuan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH) jika diperlukan.  Kasus ini menjadi alarm bagi pentingnya pengawasan publik dalam pengelolaan dana desa.

#No Viral No Justice

#Dana Desa

#Desa Padarek

#Kecamatan Lemahsugih

Team/Red

GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama

Editor: Adji Saka

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…