News

Entry Briefing Audit Kinerja Itjenau di Lanud Sultan Hasanuddin

196
×

Entry Briefing Audit Kinerja Itjenau di Lanud Sultan Hasanuddin

Sebarkan artikel ini
Eksposelensa.com.Makassar – Tim audit kinerja Inspektorat Jenderal TNI AU (Itjenau) yang dipimpin Kolonel Pas Suratno, S.E., selaku Ketua Tim beserta rombongan, melaksanakan Entry Briefing, bertempat di Ruang Rapat Markas Komando (Mako) Lanud Sultan Hasanuddin, Senin (5/8/2024).

Entry briefing tersebut merupakan langkah awal dari rangkaian kegiatan audit Itjenau yang bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerja satuan di jajaran TNI Angkatan Udara.
Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Audit Itjenau yang sehari-hari menjabat sebagai Inspektur Utama Operasi Dan Inspektorat Operasi (Irutops Itops) Itjenau Kolonel Pas Suratno, S.E., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komandan Lanud Sultan Hasanuddin beserta jajarannya yang telah berkenan menerima kedatangan Tim Audit, serta telah menyiapkan acara entry briefing sebagai salah satu rangkaian kegiatan audit Itjenau sehingga dapat terlaksana sesuai dengan yang direncanakan.
“Perlu saya sampaikan bahwa, audit ini sangat penting untuk mengantisipasi kesalahan maupun kekurangan, ketelitian, baik dalam perencanaan maupun kebijakan yang diambil, saat pelaksanaan serta memperkecil peluang ditemukannya penyimpangan oleh eksternal audit,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Bonang Bayuaji Gautama, S.E., M.M., CHRMP., menyampaikan kesiapan Lanud Sultan Hasanuddin dalam pelaksanaan audit dari Itjenau. “Kami siap memberikan data dan informasi yang dibutuhkan oleh tim audit. Semoga hasil dari audit ini bisa menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi Lanud Sultan Hasanuddin ke depannya,” ucapnya.
Danlanud Sultan Hasanuddin berharap, dengan adanya audit dari Itjenau, seluruh personel Lanud Sultan Hasanuddin dapat lebih termotivasi untuk meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi dalam mendukung keberhasilan misi TNI Angkatan Udara.
Audit kinerja ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 5 sampai dengan 9 Agustus 2024, dimana tim audit akan melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap berbagai aspek operasional dan administrasi di Lanud Sultan Hasanuddin. Hasil dari audit ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi peningkatan kinerja satuan di masa mendatang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…