Eksposelensa.com – Sumedang — Kondisi jalan Surian–Nanjung Wangi yang menjadi jalur vital penghubung Kabupaten Sumedang dengan Subang kembali menuai sorotan tajam dari masyarakat. Kerusakan jalan yang semakin parah serta ancaman longsor di sejumlah titik dinilai belum mendapat penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Sumedang maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Warga menilai lambannya respons pemerintah telah mengganggu aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Masyarakat mempertanyakan keseriusan Pemkab Sumedang dalam memperjuangkan perbaikan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak warga di wilayah Surian dan Nanjung Wangi. Hingga saat ini, kondisi jalan masih dinilai memprihatinkan dan rawan menimbulkan kecelakaan.
Sorotan juga diarahkan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang diharapkan mampu mendorong percepatan koordinasi lintas instansi agar penanganan tidak hanya sebatas wacana.
Selain itu, publik turut menaruh perhatian kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, agar segera turun tangan melihat langsung kondisi jalur penghubung Sumedang–Subang yang menjadi akses penting masyarakat. Warga berharap ada langkah nyata, bukan sekadar janji atau menunggu kondisi semakin memburuk.
Masyarakat menegaskan bahwa infrastruktur jalan bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi menyangkut keselamatan dan roda perekonomian rakyat. Bila dibiarkan berlarut-larut, hal ini dinilai sebagai bentuk kelalaian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Sumedang 1 April 2026.
( Adji Saka )














