BeritaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsSosialTNI / POLRI

Kapolda Jabar Pimpin Apel Gabungan Satker di Lapangan Apel Mapolda Jabar

141
×

Kapolda Jabar Pimpin Apel Gabungan Satker di Lapangan Apel Mapolda Jabar

Sebarkan artikel ini

Bandung, Eksposelensa.com – Jawa Barat, 06/01/2025.Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.M., M.Si., memimpin Apel Gabungan Satuan Kerja Polda Jawa Barat yang berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Jawa Barat, apel ini dihadiri oleh para pejabat utama Polda serta seluruh anggota dengan tujuan utama untuk mengevaluasi dan meningkatkan kesiapan anggota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Jawa Barat pada tahun 2025.

Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Barat mengingatkan pentingnya sinergi antara seluruh elemen kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Beliau menekankan bahwa Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga Kamtibmas.

Oleh karena itu, peran serta kesiapsiagaan anggota Polda Jabar menjadi sangat vital untuk memastikan wilayah ini tetap aman dan kondusif.

“Sebagai aparat penegak hukum, kita harus selalu siap menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. Pada tahun 2025, kita harus lebih fokus pada upaya preventif dan deteksi dini untuk menghindari terjadinya gangguan Kamtibmas yang dapat meresahkan masyarakat.

Kita harus hadir di tengah masyarakat dengan penuh empati dan profesionalisme,” ujar Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K., yang merupakan Dansat Brimob Polda Jawa Barat turut memberikan tanggapan terkait kesiapan anggota Brimob dalam mendukung pengamanan wilayah.

Kombes Donyar Kusumadji menegaskan bahwa Brimob Polda Jabar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan, khususnya dalam menghadapi potensi ancaman yang lebih besar.

“Kami dari Brimob Polda Jabar selalu siap mendukung setiap langkah Polda Jabar dalam menjaga stabilitas keamanan. Kami telah melaksanakan berbagai latihan untuk memperkuat kemampuan personel Brimob dalam menghadapi ancaman apapun yang mungkin terjadi.

Kami juga terus berkolaborasi dengan satuan-satuan lainnya untuk memastikan bahwa Jawa Barat tetap aman dan kondusif,” ungkap Kombes Pol. Donyar Kusumadji.

Apel gabungan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan koordinasi antar satuan kerja di Polda Jawa Barat serta untuk memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar senantiasa menjaga semangat dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Dengan komitmen kuat dari jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat, diharapkan wilayah Jabar dapat tetap menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di tahun 2025 dan seterusnya.

(Supardi/Bid Humas Brimob)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…