TNI / POLRI

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan Aksi Demo Dengan Humanis

143
×

Kapolres Garut Pimpin Pengamanan Aksi Demo Dengan Humanis

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Garut – Polres Garut melaksanakan pengamanan Aksi Demontrasi yang di lakukan oleh Cipayung Plus di Gedung DPRD Kabupaten Garut. Senin (26/8/2024).

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. langsung memimpin kegiatan pengamanan yang melibatkan unsur TNI, Brimob, Dishub dan Sat Pol PP Kabupaten Garut.

Sekitar pukul 14.00 Wib masa yang berjumlah sekitar 300 orang berkumpul di Simpang Lima Tarogong kemudian bergerak ke jalan Pembangunan dan melakukan orasi di depan Gerbang Pemkab Garut.

Massa kemudian bergerak kembali ke DPRD Kabupaten Garut dan kembali melakukan orasi. Ketua sementara DPRD Kab. Garut H. Iman Alirahman, SH. M.Si, menemui massa untuk melakukan audensi.

Tuntutan dari masa pengunjuk rasa adalah mengutuk dengan tegas segala upaya yang merusak semangat dan esensi reformasi serta melawan segala upaya yang meruntuhkan demokrasi.

Selain itu menuntut DPRD Garut untuk melaksanakan putusan MK dan hilangkan praktek nepotisme dalam pemerintahan, menjungjung tinggi nilai demokrasi dengan menyuarakan kepentingan rakyat di atas kepentingan partai.

Kapolres Garut AKBP Fajar menerangkan masa membubarkan diri pada pukul 18.30 Wib, tidak ada insiden, semua berjalan dengan damai, aman dan tertib.

“Kami melakukan pengamanan ini dengan Humanis, petugas pengamanan membagikan minuman, permen dan melakukan pengawalan dari titik awal sampai dengan Gedung DPRD serta pengalihan arus lalu lintas sehingga peserta Unras merasa nyaman dan masyarakatpun tidak terganggu dalam melakukan aktivitasnya.” Ucap Fajar.

“Para peserta unjuk rasa pun kami antarkan ke Sekertariat nya menggunakan 2 Truk Dalmas karena hari sudah malam.” Pungkas Fajar.

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…