BeritaLintas DaerahNewsTNI / POLRI

Kapolsek Majalengka Kota Hadiri Acara Adat Babarit (Mapag Sri) Desa Sidamukti, Wujud Pelestarian Budaya dan Kebersamaan

4
×

Kapolsek Majalengka Kota Hadiri Acara Adat Babarit (Mapag Sri) Desa Sidamukti, Wujud Pelestarian Budaya dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Majalengka – Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menghadiri Acara Adat Desa Babarit (Mapag Sri) yang digelar di Halaman Balai Desa Sidamukti, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, pada Senin (2/2/2026).

Kegiatan adat tersebut berlangsung khidmat dan meriah, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi serta harapan akan keberkahan dan kesejahteraan di masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka, Camat Majalengka beserta jajaran Muspika Kecamatan Majalengka, perwakilan instansi terkait, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Sidamukti beserta aparatur desa, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, warga Desa Sidamukti, serta para siswa SD dan SMP yang ikut memeriahkan rangkaian acara.

Desa Sidamukti sendiri dikenal sebagai desa yang memiliki sejarah panjang dan nilai filosofis tinggi. Wilayah ini berawal dari kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno, dengan nama “Sidamukti” yang berasal dari bahasa Jawa, yakni “Sida” yang berarti jadi atau berhasil, dan “Mukti” yang berarti kesejahteraan. Nama tersebut mencerminkan doa dan harapan leluhur agar masyarakatnya hidup makmur dan sejahtera.

Desa ini juga menyimpan catatan sejarah kelam akibat bencana pergerakan tanah pada tahun 2006, yang menyebabkan wilayah Blok Tarikolot ditinggalkan oleh warganya dan dikenal sebagai “Kampung Mati”. Kini, Sidamukti telah bangkit dan bertransformasi, menata kembali pemukiman warga pasca bencana, sementara wilayah lama Tarikolot menjadi saksi bisu perjalanan alam dan ketangguhan masyarakatnya.

Melalui kegiatan Mapag Sri ini, masyarakat Sidamukti tidak hanya melestarikan adat dan budaya leluhur, tetapi juga mempererat persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong lintas generasi.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Majalengka Kota IPTU Piki Krismanto, S.H., M.H., CPHR menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan adat tersebut. Ia menilai Mapag Sri sebagai warisan budaya yang harus dijaga bersama karena mampu memperkuat jati diri masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kehadiran Polri dalam kegiatan adat seperti ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami berharap nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal ini terus terjaga,” ujar IPTU Piki.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan, menjadi bukti harmonisnya sinergi antara aparat pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat Desa Sidamukti.

( Adji Saka )

Sat Binmas Polres Garut Hadiri Pengajian Nisfu Sya’ban, Perkuat Kamtibmas Lewat Dakwah dan Edukasi Garut – Dalam rangka upaya preemtif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Sat Binmas Polres Garut menghadiri kegiatan Pengajian Bulanan Nisfu Sya’ban dan Kuramasan yang diselenggarakan di Aula Yayasan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum, Kampung Pasirsalam, Desa Banyuresmi, Kabupaten Garut, Senin (1/2/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 250 jamaah, terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta santri dan warga sekitar. Kehadiran personel Sat Binmas Polres Garut dipimpin oleh Kanit Bintibmas Sat Binmas Polres Garut AIPTU Umar Taufik, S.Sos.I, bersama anggota. Pengajian ini turut dihadiri Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Mabdaul Ulum KH. Adi Pamungkas, S.H.I, Kepala Madrasah Diniyah Ust. Syamsul Ramli, S.E, Ketua Yayasan Ustadzah Umi Nia Parida, S.Pd.I, Kepala Sekolah SMA dan SMK Mabdaul Ulum Ust. Odang Arifin, S.Pd.I, serta para pengajar dan tokoh agama lainnya. Dalam ceramahnya, AIPTU Umar Taufik menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para jamaah agar momentum Nisfu Sya’ban dan Kuramasan dijadikan sebagai sarana muhasabah diri, memperbaiki akhlak, mempererat silaturahmi, serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat. Ia juga mengajak jamaah untuk menjauhi berbagai penyakit masyarakat seperti miras, narkoba, judi online, tawuran, hoaks, serta mengingatkan pentingnya membina keluarga dan generasi muda agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif. Selain itu, disampaikan pula materi wawasan kebangsaan, bahaya radikalisme dan terorisme, penyalahgunaan narkoba, premanisme, serta pentingnya tertib berlalu lintas. Tak lupa, Sat Binmas Polres Garut juga menyampaikan arahan dari Dirbinmas Polda Jabar terkait antisipasi potensi gangguan Kamtibmas pada momentum long weekend, peringatan Isra Mi’raj, serta menjelang Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan pengajian diisi dengan rangkaian acara pembukaan, ceramah keagamaan, renungan dan muhasabah, doa bersama, hingga penutupan. Melalui kegiatan ini, Sat Binmas Polres Garut berharap terjalin sinergi yang kuat antara ulama, masyarakat, dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang religius, damai, dan harmonis.
Berita

Eksposelensa.com – Garut – Dalam rangka upaya preemtif…