BeritaNews

Kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, Kades Drawati Sebut Ada Peningkatan Infrastruktur Jalan, Air Bersih dan Rutilahu

166
×

Kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna, Kades Drawati Sebut Ada Peningkatan Infrastruktur Jalan, Air Bersih dan Rutilahu

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | KAB. BANDUNG – Dadang Jukarsa, selaku Kepala Desa (Kades) Drawati Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, turut mengungkapkan kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Di mata masyarakat, khususnya berkaitan dengan 13 program unggulan Bupati Bandung ini sudah terasa manfaatnya. Meski demikian, yang namanya manusia tidak sempurna, selalu saja ada kekurangan.

“Alhamdulillah di mata masyarakat kami dengan adanya program unggulan Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna itu. Secara umum dari 13 program unggulan Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna sudah terasa oleh masyarakat selaku penerima manfaat program tersebut. Apalagi sekarang ini memasuki tahun politik,” kata Dadang Jukarsa dalam keterangannya di Desa Drawati, Selasa (30/3/2024).

Kepala Desa Drawati pun menyebutkan bahwa sosok kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna ini sering silaturahmi dengan masyarakat di Desa Drawati. Mulai dari kegiatan pelaksanaan Bunga Desa, TNI Manunggal Membangun Desa dan program kerja lainnya.

Menurut Dadang Jukarsa, dari program prioritas Bupati Bandung, salah satunya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang sudah dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, khususnya dari kalangan para pelaku usaha kecil.

“Tetapi berkaitan dengan warga yang masih ada pinjaman atau utang piutang dengan pihak bank lain, tentunya disaat akan meminjam uang dari program pemerintah itu masih tertunda. Sehingga harus menyelesaikan pinjaman sebelumnya, baru bisa mendapatkan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan dari pemerintah,” tutur mantan Prajurit TNI AD ini.

Orang nomor satu di Desa Drawati ini kembali mengungkapkan bahwa program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sudah berjalan di Desa Drawati. Program pinjaman dana bergulir itu untuk modal usaha para pelaku UMKM di Desa Drawati.

Dadang Jukarsa juga turut menjelaskan program prioritas Bupati Bandung lainnya yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) menjadi rumah layak huni.

“Program insentif guru ngaji, kartu tani, BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Termasuk program peningkatan infrastruktur. Alhamdulillah pelayanan secara umum dari program Pak Bupati Bandung di Desa Drawati itu sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut Dadang Jukarsa mengungkapkan, selain ada peningkatan infrastruktur jalan, juga ada peningkatan pelayanan air bersih untuk masyarakat.

“Termasuk peningkatan infrastruktur irigasi untuk lahan pertanian padi,” katanya.

Ia pun mengungkapkan melihat kawasan Desa Drawati yang begitu luas dan jalan desa sepanjang 22 km, dengan dianggarkan dari APBDes tentunya hanya beberapa persen saja untuk peningkatan infrastruktur jalan.

“Dimohon kepada Pak Bupati terutama jalan yang mau ke RW 14 di Kampung Legokpego Nagrak Desa Drawati mohon untuk diperhatikan. Terutama infrastruktur jalan, sarana air bersih dan pendidikan, khususnya pembangunan SMP baru,” harapnya. (Tim Lipsus FNC)

Reporter : Sri

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…