NewsTNI / POLRI

Kompol Asep Saepudin, S.Pd., M.H Apresiasi Baksos Forkom Potmas Kiaracondong

198
×

Kompol Asep Saepudin, S.Pd., M.H Apresiasi Baksos Forkom Potmas Kiaracondong

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Bandung, – Di Bulan Suci Ramadhan, PT. Antar Lintas Sumatera gandeng puluhan Ormas OKP yang tergabung di Forum Komunikasi Potensi Masyarakat Kiaracondong (Forkom Potmas) santuni 100 anak yatim, yang bertempat di Pool ALS Jalan Kiaracondong, Kota Bandung, (Rabu, 3 April 2024).

Pada kesempatan nya, Kompol Asep Saepudin, S.Pd., M.H selaku Pembina Forkom Potmas Kiaracondong mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi dengan apa yang dilaksanakan oleh Forkom.

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi Ketua Kang Oded juga teman teman Forkom Potmas yang dimana di Bulan Suci ini telah menyempatkan dan mampu untuk berbagi kebahagiaan kepada anak anak kita tercinta ini yang kiranya sudah sepatutnya kita bantu, ” Ujar Kasat Sapta Polrestabes itu.

Beliau berharap, acara santunan dan bagi bagi takjil tersebut dapat dilakukan rutin secara istiqomah demi meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

“Saya harap, bakti sosial ini dapat dilakukan secara rutin oleh Forkom demi meningkatkan iman dan taqwa kita terhadap Allah SWT, ” Tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Forkom Potmas Kiaracondong Herman Sudrajat mengucapkan terimakasih kepada Pembina Forkom yang telah membimbing Forkom selama 6 tahun kebelakang sehingga menjadi organisasi yang mampu bersinergi bersama masyarakat dalam segala aspek.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pembina Bapak Kompol Asep Saepudin yang telah membimbing kami menjadikan Forkom sebuah organisasi yang mampu bersinergi bersama masyarakat, ” Ujar Oded sapaan karibnya.

Lanjut Oded, juga mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan pengurus beserta anggota Forkom yang telah berjuang mempersiapkan sehingga berlangsung nya avara bakti sosial ini, ” Imbuhnya.

“Kami ucapkan terimakasih kasih juga kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rejeki nya untuk menyantuni anak yatim. Mudah mudahan keikhlasan kita semua sampai kepada penerima dan diganjar berlipat ganda oleh Allah SWT, ” Pungkasnya.

Acara yang dihadiri oleh Tim Perintis Presisi Polrestabes Bandung, Kapolsek Kiaracondong Kompol Fajar beserta jajaran dan perwakilan kecamatan itu berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan.

(Red)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…