NewsTNI / POLRI

Menyongsong HUT ke-78 Bhayangkara, Akpol 1992 Pratisara Wirya Gelar Bakti Kesehatan di Kalsel

130
×

Menyongsong HUT ke-78 Bhayangkara, Akpol 1992 Pratisara Wirya Gelar Bakti Kesehatan di Kalsel

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | Angkatan Akpol 1992 yang dikenal Pratisara Wirya menyambut HUT ke-78 Bhayangkara dengan mengadakan kegiatan sosial. Beragam kegiatan digelar mulai dengan bakti sosial dan bakti Kesehatan di Kalimantan Selatan, Minggu (23/6/2024) kemarin.

Kegiatan ini berlangsung di beberapa lokasi di Banjarmasin, dengan melibatkan anggota Pratisara Wirya yang dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto dan didampingi Dir Gakkum Korlantas Polri Brigjen Pol R. Slamet Santoso selaku Ketua Panitia Bakti Akpol 1992 serta beberapa anggota Akpol 1992.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat yang turut serta dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan. Dalam bakti Kesehatan tersebut, Pratisara Wirya menyediakan layanan medis gratis, berupa Khitanan, Stunting / Ibu Hamil, Pemeriksaan kesehatan dan Donor darah. Selain itu, juga dibagikan 5 buah alat kesehatan berupa Kursi roda dan Tongkat kruk untuk masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan Baksos Akpol 1992 ini juga membagikan sembako gratis sebanyak 500 paket dan mengadakan pasar murah serta bazzar UMKM sebanyak 1.000 paket untuk keluarga kurang mampu di wilayah Banjarmasin maupun di pesisir sungai.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengatakan, acara ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Selain bakti Kesehatan, Alumni Akpol 1992 juga mengadakan kegiatan bedah rumah di wilayah Kabupaten Tabalong dan membuat sumur bor di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“Puncak kegiatan Akpol 1992 Pratisara Wirya akan dilaksanakan puncaknya pada bulan Juli,” kata Kapolda Kalsel dalam keterangannya.

Kegiatan yang digelar Akpol 1992 ini pun mendapatkan antusias tinggi dari warga masyarakat Kalsel dilibatkan sebanyak 15.000 orang, sehingga dalam waktu dekat juga akan kembali digelar kegiatan seperti yang berlangsung saat ini.

Selaku perwakilan Akpol 1992 Kapolda berharap kegiatan dalam menyambut HUT Bhayangkara dapat meringankan beban masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat, serta kedepannya Polri tetap dapat melayani masyarakat dan masyarakat dapat lebih percaya terhadap Polri.

Dalam kegiatan ini turut hadir Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel dan Pengurus Bhayangkari Daerah Kalsel.

Selain itu hadir juga rombongan Akpol 1992 Mabes Polri yang turut hadir dalam baksos di Kalsel diantaranya Brigjen Pol Aby Nursetyanto, Brigjen Pol Hery Santoso, Brigjen Pol Slamet Haryadi, Kombes Pol Erdi Adrimurlan Chaniago dan Kombes Pol Nelson Pardamean Purba. (Zaenal)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…