BeritaNews

Milenial : Program Besti Bentuk Keberpihakan Dadang Supriatna Terhadap Kaum Milenial dan Gen Z

138
×

Milenial : Program Besti Bentuk Keberpihakan Dadang Supriatna Terhadap Kaum Milenial dan Gen Z

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com | KAB BANDUNG – Masyarakat Kabupaten Bandung mengapresiasi salah satu terobosan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang menggulirkan program Besti (Beasiswa Ti Bupati). Program ini dinilai sebagai bentuk keberpihakan Pemkab Bandung kepada generasi milenial dan gen Z.

Fahrul Rozi (21), salah seorang peserta program Besti mengaku sangat bersyukur dan bangga karena dirinya terpilih sebagai penerima program Beasiswa Ti Bupati (Besti) yang digagas Bupati Dadang Supriatna. Ia merupakan penerima Besti angkatan pertama.

Bagaimana tidak, melalui program Besti ini pemuda asal Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk ini dapat melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi. Fahrul kini dapat berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung (Unisba).

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Bandung. Program Besti ini sangat luar biasa. Program ini menghidupkan kembali semangat anak muda seperti saya yang ingin melanjutkan kuliah, tapi terkendala ekonomi,” ujar Fahrul Rozi, Kamis (25/7/2024).

Sebagai generasi milenial, Fahrul mengaku sangat mengapresiasi ikhtiar Bupati Dadang Supriatna dalam meningkatkan kualitas SDM generasi milenial dan gen Z di Kabupaten Bandung melalui program Besti tersebut. Ia berharap program luar biasa tersebut terus dilanjutkan.

“Menurut saya, program Besti ini bukan hanya soal investasi SDM di Kabupaten Bandung, tapi juga merupakan bentuk kepedulian dan keberpihakan Pak Bupati Dadang Supriatna kepada generasi muda khususnya kaum milenial dan gen Z. Ini sangat luar biasa,” ungkap Fahrul.

Beasiswa yang diberikan Bupati Bandung, kata dia, semakin memacu dirinya untuk meningkatkan prestasi akademik. Salah satunya, ia berhasil menjadi Juara 1 Lomba Warist Tingkat Nasional di Universitas Darussalam Gontor tahun 2023 lalu.

“Saya berharap program Besti dan visi misi lainnya dapat dilanjutkan oleh Pak Bupati Bandung demi memberikan manfaat bagi jutaan masyarakat Kabupaten Bandung,” kata Fahrul yang berjanji akan mengabdikan dirinya untuk kemajuan Kabupaten Bandung ke depan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Fiki Sa’adatul Fatimah (20). Perempuan berparas manis ini juga mengaku bersyukur kini dapat melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi kesehatan sesuai cita-citanya sewaktu masih duduk di bangku SMA.

“Alhamdulillah berkat program Besti ini saya bisa melanjutkan kuliah di Universitas Aisyiyah Bandung. Saya mengambil jurusan Keperawatan karena memang saya senang dunia kesehatan ini. Saya sangat berterima kasih kepada Pak Bupati Dadang Supriatna,” ujar Fiki.

Gadis asal Kecamatan Baleendah ini mengaku sangat gembira akhirnya menjadi salah seorang peserta terpilih yang mendapat beasiswa dari Bupati Bandung selama kuliah hingga lulus. Pasalnya, peminat program Besti ini mencapai ribuan orang.

Ketika sudah lulus nanti, perempuan jebolan MAN 1 Ciparay itu berharap dapat mengabdikan dirinya untuk Kabupaten Bandung. Perempuan cantik ini mengaku tidak ingin seperti kacang yang lupa kulitnya.

“Kalau dipercaya, saya ingin kerja di Kabupaten Bandung. Saya ingin berkontribusi dalam bidang kesehatan. Sekali lagi, terima kasih Pak Bupati atas beasiswa ini. Selebihnya saya do’akan Pak Bupati selalu sehat dan kembali terpilih di periode kedua,” kata dia sambil tersenyum.

Ia juga memberikan pesan kepada generasi milenial dan gen Z di Kabupaten Bandung. Fiki mengajak agar para generasi milenial maupun gen Z jangan pernah berhenti untuk bermimpi dan mewujudkan cita-cita di masa depan.

“Alhamdulillah Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna dengan izin Allah dapat membantu kita anak-anak muda mewujudkan mimpi kita untuk dapat kuliah di perguruan tinggi melalui program Besti ini. Terima kasih Pak Bupati atas perhatiannya terhadap kaum milenial dan gen Z,” beber Fiki.

Sebagai informasi, program Besti yang mulai digulirkan pada 2022 ini merupakan bentuk perhatian Bupati Dadang Supriatna kepada generasi muda Kabupaten Bandung sebagai jembatan emas untuk mewujudkan cita-citanya melalui bantuan biaya perkuliahan sampai selesai.

Dari tahun ke tahun program Besti ini terus ditingkatkan kuotanya. Dari awalnya 85 orang pada 2022, menjadi 125 orang di 2023, dan 250 orang di 2024.

“Insya Allah tahun depan (2025) kita tingkatkan penerimanya menjadi 500 orang. Karena animo peminatnya selalu membludak setiap tahunnya. Ini investasi kita untuk menyiapkan SDM berkualitas pada masa depan,” ujar Bupati Dadang dalam satu kesempatan.

Dengan adanya program Besti tersebut, Kang DS berharap generasi milenial dan gen Z dapat semakin termotivasi untuk terus rajin belajar demi meraih masa depan yang gemilang.

“Saya ingin menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan yang berkualitas dan berakhlakul karimah,” ungkap Kang DS.(Tim Lipsus Forwaci)

Reporter : Sri

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…