BeritaTNI / POLRI

Pangdam III/Slw Sambut Kunker Presiden Joko Wododo di Karawang

183
×

Pangdam III/Slw Sambut Kunker Presiden Joko Wododo di Karawang

Sebarkan artikel ini

Karawang, eksposlensa.com – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) bersama Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, S.IK., M.Si., MM., memimpin operasi pengamanan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke wilayah Kabupaten Karawang, Rabu (08/05/2024).

Kedatangan Presiden Joko Widodo di Hellypad Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Desa Pusakajaya Utara, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat disambut oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, Pangdam III/Slw dan Kapolda Jabar.

Rangkaian kegiatan Presiden RI Joko Widodo di Kab. Karawang dalam dimulai dengan peresmian Modeling Kawasan Tambak Budi Daya Ikan Nila Salin di BLUPPB dan melakukan panen perdana ikan nila dilanjutkan meninjau stok dan harga bahan pangan di Pasar Baru, Kabupaten Karawang.

Pangdam III/Slw bersama Kapolda Jabar, sejak awal langsung mengecek titik-titik pengamanan yang terkait lokasi dan rute Kunker Presiden RI, termasuk situasi Pasar Baru Kab. Karawang.

Sebanyak 1.831 personel tergabung dalam Satgas Pamwil dikerahkan sepanjang rute maupun objek yang dikunjungi untuk menjamin kelancaran dan keamanan selama Kunjungan Kerja Presiden RI Joko Widodo.

Pangdam III/Slw kepada seluruh personel dari setiap unsur yang melaksanakan tugas pengamanan menekankan tentang pentingnya bertanggung jawab dengan mamaknainya sebagai tugas baru, bukan rutinitas, sehingga Kunker Presiden RI dapat berlangsung dengan baik, sukses, lancar dan aman.

Usai pelaksanaan tugas pengamanan VVIP, Mayjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur Satgas Pamwil yang telah melaksanakan tugas pengamanan kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo yang berjalan dengan humanis dan aman.

Herry

Sumber:(Pendam III/Siliwangi).

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…