BeritaInternasionalNewsTNI / POLRI

Pastikan Logistik Pemilu Aman, Kapolda Jabar Cek Langsung Gudang Logistik KPU Kabupaten Sumedang

207
×

Pastikan Logistik Pemilu Aman, Kapolda Jabar Cek Langsung Gudang Logistik KPU Kabupaten Sumedang

Sebarkan artikel ini

Ekposelensa.com | Dalam upaya menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. melakukan pengecekan langsung terhadap Gudang Logistik KPU Kabupaten Sumedang. Rabu (15/11/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Ops Mantap Brata 2023-2024 yang bertujuan untuk memastikan kesiapan personel pengamanan dalam menciptakan pemilu yang aman dan kondusif.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Jabar didampingi oleh Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan, serta dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Jabar.

Kapolda Jabar menekankan pentingnya persiapan logistik untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan bebas dari gangguan.

“Kami sangat fokus pada kesiapan logistik di setiap gudang penyimpanan KPU. Hal ini merupakan bagian dari strategi Ops Mantap Brata 2023-2024 guna memastikan semua tahapan pemilu dapat berjalan dengan baik,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus.

Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan, menambahkan bahwa kehadiran Kapolda Jabar dan rombongan di Gudang Logistik KPU Kabupaten Sumedang merupakan bentuk komitmen Polri untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam berpartisipasi dalam proses demokrasi.

“Saat ini, kita sedang fokus pada pemeriksaan dan pengawasan ketat terhadap gudang logistik guna memastikan semua perlengkapan pemilu sudah tersedia dan dalam kondisi baik,” kata Kapolres Sumedang.

Kegiatan pengecekan ini menjadi bagian integral dari strategi keamanan Polri dalam menciptakan pemilu yang transparan, adil, dan aman bagi seluruh rakyat Indonesia. Ops Mantap Brata 2023-2024 diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga kestabilan keamanan selama proses pemilihan berlangsung. (Zaenal)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…