BeritaBudayaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsSosial

Pemkot Cimahi Perkuat Peran Keluarga Dalam Menyiapkan  Generasi Emas Indonesia  2045 Melalui Peringatan Harganas

142
×

Pemkot Cimahi Perkuat Peran Keluarga Dalam Menyiapkan  Generasi Emas Indonesia  2045 Melalui Peringatan Harganas

Sebarkan artikel ini

CIMAHI, Eksposelensa.com – DISKOMINFO. Keluarga merupakan unit terkecil masyarakat yang memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Selain fungsi biologis, keluarga juga memegang fungsi pada aspek psikologis, pendidikan, dan sosiologi/sosial budaya masyarakat.

Pentingnya peran keluarga dalam upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi Dicky Saromi pada kegiatan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-31 Tingkat Kota Cimahi Tahun 2024 di Convention Hall Cimahi Tecno Park Kota Cimahi, Jumat (30/08).

“Tugas kita saat ini adalah mempersiapkan generasi emas yang berkualitas, memiliki karakter, berakhlak, mandiri dan mampu bersaing,” Tegas Dicky. Karenanya Ia menekankan untuk memperkuat peran keluarga sehingga Indonesia pada umumnya dan Kota Cimahi pada khususnya dapat menghasilkan generasi yang berkualitas.

Menurutnya keluarga yang berkualitas akan menjadi dasar bagi pengembangan karakter individu yang cerdas, sehat, tanggap, berkarakter dan memiliki daya saing sehingga mimpi untuk mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 bukan lah hal yang mustahil.

Tahun 2045 merupakan tonggak sejarah bagi Bangsa Indonesia karena pada saat negara Indonesia mencapai ulang tahun yang ke 100 atau satu abad perjalanan, Indonesia juga akan menghadapi bonus demografi yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk meraih pertumbuhan ekonomi yang pesat, sekaligus membawa Indonesia menjadi negara maju dan berdaya saing tinggi di panggung global.

“Untuk membentuk keluarga yang berkualitas harus dimulai dari perencanaan, berencana semenjak akan berkeluarga, karena keluarga berkualitas itu nanti akan sangat menentukan keberhasilan kita untuk 20 tahun mendatang menuju Indonesia emas 2045,” Tutur Dicky.

Menurut Dicky, selain perencanaan yang baik dari pasangan yang akan berkeluarga, Pemerintah Daerah juga memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas, contohnya dengan penyediaan sarana dan prasarana dasar seperti air bersih, fasilitas kesehatan hingga fasilitas pendidikan.

Pendidikan, menurut Dicky, merupakan salah satu aspek yang paling penting untuk mewujudkan generasi berkualitas. Dengan pendidikan yang berkarakter generasi muda akan dimodali oleh nilai-nilai yang kuat dalam berkehidupan.

“Itulah pentingnya menanamkan nilai-nilai agar keluarga itu mulai berencana, berencana itu dalam konteks bagaimana dia sudah harus mengetahui tentang nilai-nilai dasar kehidupan supaya lebih sehat dan bebas dari sisi buruk baik itu pengaruh buruk dari pergaulan atau teknologi,” Jelasnya.

Sementara itu Kepala DP3AP2KB Kota Cimahi Fitriani Manan menyampaikan tujuan dari peringatan Harganas Tingkat Kota Cimahi selain untuk meningkatkan peran serta stakeholder dalam mendukung pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Kota Cimahi juga untuk meningkatkan peran keluarga melalui pelaksanaan fungsi-fungsi keluarga sebagai dasar ketahanan keluarga yang tangguh, mensinergikan gerak dan langkah keluarga dalam upaya mencegah stunting di Kota Cimahi, serta untuk meningkatkan kinerja pengelola dan petugas program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana), dalam meningkatkan kepedulian keluarga dalam pencegahan stunting di Kota Cimahi.

Menurutnya pentingnya fungsi keluarga ada pendekatan delapan fungsi keluarga yang harus diterapkan dalam setiap keluarga agar keluarga tersebut menjadi keluarga yang berkualitas, “Ada delapan fungsi keluarga, yakni ada fungsi keagamaan, fungsi perlindungan itu salah satunya adalah bagaimana melindungi keluarga termasuk kekerasan terhadap keluarga dan sebagainya,” Tutur Fitriani.

Dengan terselenggaranya kegiatan Peringatan Harganas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta komitmennya untuk selalu berupaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas kehidupannya secara berkelanjutan dan berkesinambungan, sehingga akan terbentuk keluarga-keluarga yang lebih kuat, tegar dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kehidupan dimasa yang akan datang, terutama dalam kesadaran terkait gizi yang baik guna melawan stunting, sehingga kualitas generasi masa mendatang menjadi lebih baik sesuai dengan tema Hari Keluarga Nasional tahun 2024 yaitu “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas”.

(Bidang IKPS)

Editor: Andri,S

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…