BeritaInternasionalLintas DaerahLintas ProvinsiNewsTNI / POLRI

Pencegahan  Kriminalitas Menjadi Fokus Fokus Utama Brimob Cirebon dalam Menjaga Harkamtibmas 

129
×

Pencegahan  Kriminalitas Menjadi Fokus Fokus Utama Brimob Cirebon dalam Menjaga Harkamtibmas 

Sebarkan artikel ini

Kab, Cirebon, Eksposelensa.com – Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol Donyar Kusumadji S.I.K ketika melaksanakan apel gabungan menyampaikan untuk seluruh anggota Satbrimob Polda Jabar agar tetap melakukan himbauan-himbauan upaya pencegahan tindak kriminalitas di wilayah sekitar termasuk aktivitas geng motor yang kini sedang marak terjadi.

Menindaklanjuti perintah tersebut Danki 2 AKP Roni Yudiansyah S. H memerintahkan kepada Bripka Ujang anggota kompi 2 Untuk melaksanakan kegiatan patroli ke Desa Kepompongan Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon dengan terjun langsung ke lingkungan kumpulan warga agar proses penyampaian himbauan dapat tersampaikan dengan baik.

“Berbagai aksi kriminalitas akhir akhir ini sangat meresahkan warga karena sasarannya bukan hanya harta dan benda namun juga nyawa manusia. Untuk itu, kami sebagai aparat kepolisian selalu melaksanakan patroli pencegahan kriminalitas dan anarkisme untuk menjaga situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat” himbau Bripka Ujang

Kegiatan patroli harkamtibmas ini dilakukan secara rutin setiap hari baik pagi siang ataupun malam untuk menjamin rasa aman dan nyaman warga dalam beraktivitas sehari-hari.

Oleh sebab itu kami menghimbau agar warga masyarakat selalu waspada akan situasi di sekitar apabila terjadi hal hal yang mencurigakan agar segera lapor ke pihak kepolisian terdekat.

(Supardi/Bid Humas Brimob)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…