Ekposelensa.com – Garut – Sebuah penemuan mayat yang diduga korban kecelakaan laut terjadi pada hari Sabtu pagi sekitar pukul 09.30 WIB di Pantai Lemah Neundeut, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut. Penemuan ini pertama kali dilaporkan oleh sejumlah nelayan yang sedang memancing di kawasan tersebut.
Kasat Polairud Polres Garut IPTU Aep Saprudin mengatakan saat para nelayan memeriksa sesuatu yang mencurigakan di bibir pantai, mereka menemukan sesosok mayat yang terseret ke daratan.
Para nelayan segera melaporkan penemuan itu kepada Polsek Cibalong, yang kemudian meneruskan informasi kepada Satpolairud Polres Garut. Sebagai respons cepat, tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk mengevakuasi jenazah.
Tim SAR yang terlibat dalam kegiatan evakuasi ini antara lain anggota Satpolairud Polres Garut, Basarnas Kabupaten Garut, Tagana, dan relawan. Mereka bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah korban yang ditemukan di pantai.
“Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk proses identifikasi dan pemulasaraan jenazah. Hasil identifikasi tim medis bersama keluarga korban memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Rohidin Maulana, seorang nelayan yang menjadi korban kecelakaan laut akibat perahu terbalik pada Kamis, 27 Maret 2025, di perairan Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Garut.” Ujar Kasat Polairud.
Rohidin Maulana, yang berusia 34 tahun dan berasal dari Desa Sukakerta, Kecamatan Cimalaya Wetan, Kabupaten Karawang, diakui oleh pihak keluarga sebagai korban yang telah lama hilang pasca kecelakaan laut. Setelah identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan di kampung halamannya.
Kegiatan evakuasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, terutama karena tim SAR gabungan bekerja cepat dan sigap. Keberhasilan ini menjadi bukti kerja sama antara berbagai instansi dan relawan yang turut membantu dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Sementara itu, pihak kepolisian dan instansi terkait masih terus menyelidiki kejadian kecelakaan laut tersebut untuk memastikan penyebab pasti dari perahu terbalik yang merenggut nyawa korban.
( Adji Saka )