NewsTNI / POLRI

Polres Magetan Kawal Ketat Distribusi Logistik Pilkada 2024 dari PPK ke PPS

152
×

Polres Magetan Kawal Ketat Distribusi Logistik Pilkada 2024 dari PPK ke PPS

Sebarkan artikel ini

Eksposelensa.com – Magetan – Polres Magetan bersama TNI dan Linmas melaksanakan pengamanan dan pengawalan ketat proses pendistribusian logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa.

Kegiatan ini dilakukan secara serentak oleh jajaran Polsek, dipimpin langsung oleh masing-masing Kapolsek, untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses distribusi logistik penting tersebut.

Kegiatan pengawalan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh para Kapolsek di wilayah masing-masing. Dalam apel tersebut, diberikan arahan terkait rute, langkah pengamanan, dan koordinasi dengan pihak TNI serta Linmas. Kabag Ops Polres Magetan, Kompol Sini SH, menyatakan bahwa pengamanan ini merupakan wujud komitmen Polres Magetan dalam mendukung Pilkada yang aman dan tertib.

“Kami menginstruksikan seluruh anggota Polsek jajaran untuk melaksanakan pengawalan dengan penuh tanggung jawab. Semua logistik Pilkada harus sampai di PPS dengan kondisi aman dan lengkap, tanpa hambatan apa pun,” ujar Kompol Sini SH.

Pengawalan dilakukan menggunakan mobil patroli Polsek jajaran yang memimpin rombongan pengangkut logistik hingga tiba di PPS. Selama perjalanan, personel memastikan keamanan jalur dan memberikan pengawalan ketat untuk mencegah potensi gangguan.

Kompol Sini SH juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri, TNI, dan Linmas menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran distribusi logistik Pilkada.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Pilkada ini adalah tanggung jawab bersama, dan kami berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” lanjutnya.

Kapolres Magetan AKBP Satria Permana SH SIK MT MIK juga memberikan pesan penting agar masyarakat mendukung terciptanya Pilkada yang damai dan sukses.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Magetan untuk berperan aktif dalam menyukseskan Pilkada 2024. Mari kita bersama menjaga kondusivitas wilayah dan mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan, demi keberlangsungan pesta demokrasi yang lancar,” tegasnya.

Dengan pengamanan yang optimal, Polres Magetan berharap proses distribusi logistik Pilkada dari PPK ke PPS dapat berjalan lancar tanpa kendala, sehingga tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Magetan dapat terlaksana dengan sukses dan lancar. (humas / joko p)

*Press Release GMOCT* Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga Jual Obat Daftar G, Wartawan dan Pengurus GMOCT Dapat Intimidasi dari Oknum Anggota Polisi Bripka Nurdiansyah Jasinga, 26 Januari 2026 – Setelah berita berjudul “Seolah Kebal Hukum, Toko Diduga Menjual Obat Keras Ilegal Golongan G di Jasinga Tetap Buka” yang tayang pada 24 Januari 2026 melalui GMOCT (Gabungan Media Online dan Cetak Ternama) viral, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat merespon cepat sesuai harapan masyarakat yang merasa resah dan menyampaikan kepada awak media. Pada 26 Januari 2026, pihaknya memasang garis Police Line di lokasi warung tersebut dan selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP setempat untuk membongkar bangunan yang digunakan sebagai sarana peredaran obat terlarang. Kapolsek Jasinga menyatakan dengan tegas bahwa diwilayah hukum nya akan disterilkan dari hal-hal yang merusak generasi bangsa, serta meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud. Namun di balik respon positif tersebut, terjadi insiden yang mencederai profesi wartawan. Pasca tayangnya berita awal, salah satu wartawan dari media Bentengmerdeka (yang tergabung dalam GMOCT) mendapatkan intimidasi dan ancaman diduga dari Bripka Nurdiansyah alias Gaper alias Pahmud yang mengaku sebagai Bhabinkamtibmas desa Jasinga, anggota Polsek Jasinga. Diduga, Bripka Nurdiansyah tidak terima dengan pemberitaan tentang peredaran obat terlarang di wilayah hukum Polsek Jasinga. Tak hanya wartawan, Sekretaris Umum GMOCT Asep NS juga mengalami hal serupa saat mencoba mempertanyakan tindakan Bripka Nurdiansyah. Saat menghubungi wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah dikabarkan mengatakan, “Maksud kamu apa ngacak-ngacak Jasinga. Diserang sama gua ke rumah lo. Liatin aja, tanggung gila gua. Bangsat lu.” Selain itu, dia juga menuduh Asep NS dan wartawan terkait mendapatkan koordinasi dari pelaku peredaran obat terlarang golongan G. Dalam pesan singkat WhatsApp kepada wartawan Bentengmerdeka, Bripka Nurdiansyah bahkan menyampaikan kalimat dalam bahasa Sunda yang diterjemahkan menjadi “Tidak Ngaruh berita kamu, dan langsung disanggah oleh Polsek juga”, yang terkesan menyatakan bahwa Polsek Jasinga tidak akan menanggapi. Namun kenyataannya, Kapolsek Jasinga langsung mengambil tindakan. Menurut informasi dari Kapolsek Jasinga dan pihak Paminal Polres Bogor yang menghubungi Asep NS, Bripka Nurdiansyah saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polres Bogor. Seluruh jajaran GMOCT, pimpinan redaksi Bentengmerdeka, dan insan pers berharap Bripka Nurdiansyah tidak hanya diproses secara etik profesi, namun juga melakukan permintaan maaf secara terbuka dan dalam bentuk video kepada wartawan terkait dan GMOCT. Jika tidak terpenuhi serta hasil pemeriksaan tidak transparan, Asep NS beserta pimpinan redaksi Bentengmerdeka akan melakukan pelaporan ke Propam Polda Jabar. Respon cepat Kapolsek Jasinga ini semoga menjadi hal yang sama diwilayah hukum lainnya yang marak peredaran Obat-obatan Terlarang Daftar G yang merusak generasi bangsa.   #noviralnojustice #oknumpolisibripkanurdiansyah #gmoct #polri #polresbogor Team/Red (GMOCT/Bentengmerdeka) GMOCT: Gabungan Media Online dan Cetak Ternama Editor:
Berita

Eksposelensa.com – Kapolsek Jasinga Police Line Toko Diduga…